Pemprov Jabar Siapkan Anggaran Operasai Pasar Bersubsidi Rp15 Miliar pada 2024
Pemmprov Jabar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), menyiapkan anggaran Operasi Pasar Bersubsidi sebesar Rp15 miliar pada 2024 ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pemmprov Jabar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), menyiapkan anggaran Operasi Pasar Bersubsidi sebesar Rp15 miliar pada 2024 ini.
Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih menuturkan, anggaran Operasi Pasar Bersubsidi tersebut diperuntukkan Pemprov Jabar guna menstabilkan harga komoditas pokok, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga.
Terutama, kata Noneng, jelang Hari Besar Keagamaan Nasional dimana Pemprov Jabar menilai kerap terjadi kenaikan harga komoditas pokok. Seiring dengan ikut naiknya permintaan di pasar, sementara ketersediaan belum melimpah. Sehingga, Operasi Pasar Bersubsidi menjadi salah satu skema Pemprov Jabar dalam mencegah kenaikan harga.
Terdekat, jelang memasuki ramadan dan lebaran imbuh Noneng, pihaknya akan melakukan Opadi sebagai antisipasi lonjakan harga komoditas pokok.
"Untuk ramadan dan lebaran kita sudah menyiapkan, melakukan kembali operasi pasar sekaligus optimalisasi PDP. Opadi akan berjalan. Kita punya anggaran Rp15 miliar," ujarnya baru-baru ini.
Selain untuk menyiasati kenaikan harga komoditas pokok pada HKBN, Opadi juga disiapkan bila sewaktu-waktu kenaikan harga terjadi.
Dimana harapannya, harga komoditas pokok terus stabil sehingga daya beli masyarakat Jawa Barat tetap terjaga. Sekaligus mencegah terjadinya inflasi secara lebih massif.
"Ini kita bagi dalan beberapa kegiatan. Juga untuk jaga-jaga apabila meningkat di luar kendali," ucapnya.
Sementara mengenai jelang ramadan dan lebaran, Disperindag Jabar kata Noneng juga akan melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan harga dan ketersediaan terjamin.
"Kita akan lakukan pengawasan bersama Polda, BPOM. Jadwalnya sedang disiapkan, supaya di masyarakat ini barang aman," tandasnya. (yuliantono)
Editor : Doni Ramdhani

