Penerima KIP Kuliah Harus Gigit Jari, Beasiswa Tahun 2025 Berpotensi Tidak Cair
Penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah nampaknya harus gigit jari karena berpotensi ikut terdampak efisiensi anggaran.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.COM - Penerima program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah nampaknya harus gigit jari karena berpotensi ikut terdampak efisiensi anggaran.
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek) memaparkan dampak efisiensi anggaran, salah satunya bagi penerima KIP Kuliah.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan total saat ini ada 844.174 mahasiswa penerima KIP Kuliah.
"Dari jumlah tersebut, sebanyak 663.821 mahasiswa on going yang terdaftar sebagai penerima KIP Kuliah terancam tak bisa mencairkan dana bantuan pada tahun 2025," ujarnya.
Satryo menjelaskan dari jumlah mahasiswa on going penerima KIP Kuliah tersebut terancam putus kuliah karena dana bantuan tidak cair.
Bukan hanya itu, efisiensi anggaran ini juga berdampak pada dihapusnya program KIP Kuliah untuk mahasiswa baru tahun angkatan 2025.
Dalam pemaparan tersebut, tertulis bahwa tidak ada Penerimaan Mahasiswa Baru penerima KIP-K tahun 2025 sejak pendaftarannya dibuka pada 4 Februrari 2025.
"Jumlah pendaftar sampai pada 7 Februari 2025 pukul 16.15 WIB sebanyak 21.131 orang," demikian isi pemaparan Kemendiktisaintek.
Terkait hal ini, Menteri Satryo mengatakan pihaknya mengupayakan agar efisiensi anggaran dalam bidang ini dinolkan, karena dinilai krusial.
"Kami usulkan ini tidak terkena efisiensi, maka kami usulkan kembali supaya tidak ada efisiensi, sehingga pemotongannya itu nol persen," ujarnya.
Editor : Firda Rachmawati


