Pengembang Game Call Of Duty Vince Zampella Tewas dalam Kecelakaan Ferrari

Vince Zampella meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal ketika menunggangi Ferrari miliknya di Jalan Raya Angeles Crest

Pengembang Game Call Of Duty Vince Zampella Tewas dalam Kecelakaan Ferrari
Vince Zampella meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal ketika menunggangi Ferrari miliknya di Jalan Raya Angeles Crest. (https://eu-images.contentstack.com/)

INILAHKORAN.ID- Kabar duka datang Vince Zampella, pengembang beberapa game terlaris dunia seperti Call of Duty tewas dalam kecelakaan Ferrari.

Vince Zampella meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal ketika menunggangi Ferrari miliknya di Jalan Raya Angeles Crest, California Selatan, Selasa 23 Desember 2025 waktu setempat.

Dikutip dari NBC4 Investigates, Zampella mengalami kecelakaan sekitar pukul 12.45 siang waktu setempat. Dia sedang memacu Ferrari di jalanan indah kawasan Pegunungan San Gabriel, Los Angeles.

Ferrari yang dia kendarai melaju ke selatan dan keluar jalur tepat setelah melintasi terowongan. Dia tak bisa menghindarkan mobil mewahnya itu dari menabrak pembatas beton.

Seorang penumpang di mobil tersebut terlempar keluar sementara Zampella terjebak dalam mobil yang hangus terbakar.

Zampella meninggal di tempat kejadian sementara seorang penumpang kehilangan nyawanya di rumah sakit.

Zampella, tokoh terkemuka di industri gim video, adalah kepala Respawn Entertainment. Desainer produktif ini adalah mantan CEO pengembang gim video Infinity Ward, studio di balik franchise "Call of Duty" yang sukses di pasaran.

Detail mengenai penyebab kecelakaan di jalan hutan berkelok-kelok yang menghadap Los Angeles dan Lembah San Gabriel juga belum segera tersedia. 

Seorang saksi memberikan video kecelakaan yang melibatkan Ferrari 296 GTS tahun 2026 kepada pihak berwenang yang menunjukkan mobil merah tersebut menabrak pembatas jalan tepat setelah keluar dari terowongan.

Mobil sport bermesin tengah dengan harga ratusan ribu dolar ini, yang ditenagai oleh mesin V-6 twin-turbo hybrid, mampu menghasilkan tenaga lebih dari 819 tenaga kuda.

Zampella, 55 tahun, ikut mendirikan Respawn Entertainment yang berbasis di Chatsworth pada tahun 2010. Studio tersebut diakuisisi oleh raksasa gim video EA pada tahun 2017. Respawn Entertainment terkenal dengan gim video "Titanfall," "Titanfall 2," "Apex Legends," dan "STAR WARS Jedi: Fallen Order."

"Dia benar-benar tahu bagaimana menciptakan cerita dan pengalaman yang benar-benar menyentuh inti pengalaman manusia, baik itu teror, ketakutan, atau kepahlawanan," kata kritikus gim video Washington Post, Gene Park, yang pernah bertemu Zampella. 

"Saya pikir dia benar-benar mampu merangkum hal itu melalui desain gim video yang dia buat.

"Dia adalah orang yang sangat rendah hati. Dia sangat menyadari dampak yang dia berikan pada orang-orang, dan dia tidak pernah menganggapnya remeh."

Zampella juga memimpin tim studio EA yang berbasis di Playa Vista di balik waralaba gim video "Battlefield".

Dalam sebuah pernyataan, EA menyebut dampak Zampella pada dunia gim video "mendalam dan luas jangkauannya."

"Ini adalah kehilangan yang tak terbayangkan, dan hati kami bersama keluarga Vince, orang-orang terkasihnya, dan semua orang yang tersentuh oleh karyanya," kata EA dalam pernyataan tersebut.***


Editor : Bsafaat