Pergub Disiapkan, Dedi Mulyadi Wajibkan Kawasan Industri Bangun Hunian Karyawan

Gubernur Dedi Mulyadi bersiap mengeluarkan kebijakan strategis, yang berpotensi mengubah wajah kawasan industri di Jawa Barat. 

Pergub Disiapkan, Dedi Mulyadi Wajibkan Kawasan Industri Bangun Hunian Karyawan
Gubernur Dedi Mulyadi bersiap mengeluarkan kebijakan strategis, yang berpotensi mengubah wajah kawasan industri di Jawa Barat. /INILAHKORAN-Yuliantono

INILAHKORAN.ID - Gubernur Dedi Mulyadi bersiap mengeluarkan kebijakan strategis, yang berpotensi mengubah wajah kawasan industri di Jawa Barat. 

Melalui Peraturan Gubernur (Pergub) yang tengah disiapkan, setiap kawasan industri nantinya diwajibkan menyediakan hunian berupa apartemen bagi para pekerjanya.

Instruksi tegas itu disampaikan Dedi kepada Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, sebagai langkah konkret memastikan kebijakan tersebut memiliki dasar hukum yang kuat dan implementatif.

"Pak Sekda, siapin segera Peraturan Gubernur-nya. Setiap kawasan industri, wajib untuk menyiapkan apartemen untuk karyawan," ujar Dedi di Soreang, Kabupaten Bandung, Senin malam (13/4/2026).

Dedi menilai, pendekatan pembangunan kawasan industri selama ini sudah tidak lagi relevan dengan kondisi ketersediaan lahan yang semakin terbatas. Alih fungsi lahan produktif seperti sawah dan kebun, menurutnya, tidak bisa terus dilakukan hanya demi ekspansi industri.

"Lahannya makin sempit. Enggak busa lagi. Sawah diubah, kebon diubah, enggak bisa lagi. Jadi, setiap ada kawasan industri, harus sudah menghitung berapa karyawannya, dan kawasan menyiapkan apartemennya," ucapnya.

Lebih dari sekadar solusi keterbatasan lahan, konsep hunian terintegrasi di dalam kawasan industri juga diyakini mampu menekan kemacetan serta meningkatkan efisiensi mobilitas tenaga kerja. 

Dengan tempat tinggal yang berada dalam satu kawasan kerja, pekerja tidak lagi bergantung pada perjalanan harian yang panjang dan memakan waktu.

"Efisiensinya apa? Pergi ke tempat kerja tidak usah bikin macet di jalan raya. Tapi dia sudah ada dalam satu komplek kawasan," tandasnya.***


Editor : JakaPermana