Permudah Pencarian 10 Warga Tertimbun Bencana Tanah Longsor di Kampung Gintung Rongga, Polisi Turunkan Anjing Pelacak 

Pencarian korban tertimbun bencana tanah longsor di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terjadi pada Minggu 24 Maret 2024 malam masih terus dilakukan.

Permudah Pencarian 10 Warga Tertimbun Bencana Tanah Longsor di Kampung Gintung Rongga, Polisi Turunkan Anjing Pelacak 
Pencarian korban tertimbun bencana tanah longsor di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terjadi pada Minggu 24 Maret 2024 malam masih terus dilakukan./Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Ngamprah - Pencarian korban tertimbun bencana tanah longsor di kampung gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang terjadi pada Minggu 24 Maret 2024 malam masih terus dilakukan.

Meski begitu, proses pencarian terpaksa dilakukan secara manual lantaran akses yang tidak memungkinkan alat berat untuk naik ke titik longsor.

Salah satu upaya yang dilakukan dengan menurunkan anjing pelacak K-9 untuk membantu pencarian 10 warga yang masih tertimbun bencana tanah longsor tersebut.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) KBB, korban yang masih tertimbun bencana tanah longsor sebanyak 10 orang.

Adapun 10 korban yang belum ditemukan yakni Encep (60), Opin (45), Diki Putra (4), Sifa (9), Dadi (55), Eras (53), Nabila Destiani (4), Aam (50), Aji (2) dan Lastri (32).

“Betul kita kerahkan anjing K-9 untuk memmbantu dalam proses pencarian korban yang masih tertimbun," kata Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono di lokasi bencana, Senin 25 Maret 2024.

Menurutnya, tebalnya material longsor dan terjalnya jurang sedikit mempersulit tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian korban. Sehingga, bantuan K-9 bisa sedikit mempermudah proses pencarian korban.

“Kita turunkan K-9 untuk mempermudah penemuan. Dalam proses pencarian, enggak mungkin pakai alat berat karena akses ke lokasi kecil,” jelasnya.

Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif menambahkan, selain tim SAR mengerahkan K-9. Pihaknya pun sudah mengerahkan BPBD dan para relawan untuk menyisir hingga dasar jurang. 

Menurutnya, hingga saat ini belum ada korban tambahan yang ditemukan.

“Petugas gabungan masih berusaha mencari para korban yang belum ditemukan. Mudah-mudahan upaya ini dipermudah,” pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana