Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Pengendara di Kota Tasikmalaya Kaget Saat Isi BBM
Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax kembali mengejutkan masyarakat. Pertamax kini dibanderol Rp16.250 naik dari Rp12.300 per liter.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax kembali mengejutkan masyarakat. Pertamax kini dibanderol Rp16.250 naik dari Rp12.300 per liter.
Kenaikan harga Rp3.950 tersebut membuat sejumlah pengendara di Kota Tasikmalaya terkejut. Sebagian besar mengaku baru mengetahui perubahan harga Pertamax saat hendak mengisi bahan bakar di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Salah seorang pengendara, Iyep, mengaku tidak mengetahui adanya kenaikan harga Pertamax hingga diberitahu petugas SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Padayungan, Kota Tasikmalaya.
"Baru tahu pas mau ngisi, dikasih tau petugas bahwa Pertamax naik," kata Iyep, Rabu (10/6/2026).
Meski harga mengalami lonjakan cukup signifikan, dia tetap memilih menggunakan Pertamax untuk sepeda motor Vespa matic miliknya. Saat itu, dia mengisi BBM senilai Rp50 ribu dan hanya mendapatkan sekitar 3,09 liter.
"Udah tanggung jadi tetap ngisi. Ini ngisi 50 ribu cuma sekitar 3 liter, biasanya segitu udah full," ujarnya.
Hal serupa disampaikan pengendara lain, Azka. Dia mengaku kaget setelah mengetahui harga Pertamax kembali mengalami kenaikan.
"Kaget, mendadak kayanya. Sebelum ngisi dikasih tau dulu sama petugas. Baru tahu barusan," ungkapnya.
Menurut Azka, meski harganya semakin mahal, ia masih memilih Pertamax karena dinilai lebih baik untuk menjaga performa mesin kendaraannya.
"Kayanya tetap Pertamax, karena bagus ke mesin meski harga mahal. Ini ngisi 15 ribu, satu liter juga kurang," tandasnya.
Tak hanya Pertamax, BBM non-subsidi lainnya juga mengalami penyesuaian harga. Pertamax Green 95 yang sebelumnya dijual Rp12.900 per liter kini naik menjadi Rp17.000 per liter.
Editor : Doni Ramdhani


