Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Bakal Produksi Air Minum Dalam Kemasan
Pada 2022, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bakal menggarap potensi bisnis baru. Salah satunya, memproduksi Air Minum Dalam Kemasan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Pada 2022 mendatang, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bakal menggarap potensi bisnis baru. Salah satunya, memproduksi Air Minum Dalam Kemasan.
Untuk itu, Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gusniawan mengatakan dalam waktu dekat menyusun studi kelayakan pengembangan usaha. Dia mengatakan, pihaknya akan menggandeng pihak lain untuk memproduksi Air Minum Dalam Kemasan.
Meski demikian, dia mengaku tak akan menganaktirikan bisnis utamanya yakni menyediakan air bersih untuk para pelanggan. Produksi Air Minum Dalam Kemasan itu justru direncanakan untuk menggenjot pendapat Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.
Baca Juga: Sidak DPRD Kota Bogor ke Tirta Pakuan , Pelanggan Mengeluh Tagihan Membengkak
"Kita terus mematangkan rencana kemungkinan potensi bisnis lain untuk menggenjot pendapatan. Di antaranya kemungkinan kami memproduksi Air Minum Dalam Kemasan. Baik dijual langsung atau kami suplai air ke produsen pihak lain," kata Rino, Jumat 16 Desember 2021.
Alternatif lain, badan usaha milik daerah itu menggarap bisnis suplai es batu. Rino menegaskan, ekspansi bisnis itu tidak akan dilakukan sendiri. Selain mencari mitra bisnis, pihaknya pun mencari investor untuk menjalankan roda bisnis Air Minum Dalam Kemasan.
"Sejauh ini, kita sudah melakukan inventarisasi rencana bisnis secara internal. Tinggal melanjutkan diskusi dengan pihak lain atau calon investor dalam FGD (forum giscussion group) yang rencananya dilakukan pada pekan depan," ujarnya.
Baca Juga: Mantap, Perumda Tirta Pakuan terima Penghargaan PERPAMSI Awards 2021
Menurutnya, hal itu dilakukan agar target Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor sejalan dengan target Pemkot Bogor, Pemprov Jabar hingga pemerintah pusat. Termasuk sebagai dasar pengajuan penyertaan modal pemerintah.
"Hampir semua kami tidak kerjakan sendiri. Kami gandeng beberapa pihak karena kami ingin tetap di koridor penjual air minum saja. Selain itu bentuknya kerja sama," tegas Rino.
Rino menambahkan, sumber pendapatan dari rencana pengembangan bisnis lain itu akan berbentuk sharing profit atau berbagi keuntungan. Pada kuartal I 2022 nanti, pihaknya bakal membuka apa saja potensi bisnis di Perumda Tirta Pakuan.
"Kami undang semua potensi kerjasama, jadi selain investasi utama kita suplai air ke pelanggan. Kami dapat keuntungan dari kerjasama pengembangan bisnis ini. Jadi pelayanan utama kita tetap," pungkasnya. (Rizki Mauludi)
Editor : inilahkoran


