Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu akan Panggil Pejabat karena Marak Lakukan Pungli

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan-Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Jawa Barat Tahun Anggaran 2023 tak hanya menyebut besar potensi kerugian negara yang harus dikembalikan.

Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu akan Panggil Pejabat karena Marak Lakukan Pungli

INILAHKORAN, Bogor-Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan-Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Jawa Barat Tahun Anggaran 2023 tak hanya menyebut besar potensi kerugian negara yang harus dikembalikan

Tetapi juga menyoroti maraknya pungutan liar (Pungli) di lingkungan aparatur Pemkab Bogor, Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu meminta para Aparatur Sipil Negara (ASN) berbenah diri.

"Hasil temuan atau catatan BPK-RI Perwakilan Jawa Barat ternyata masih banyak Pungli, saya akan panggil pejabat-pejabat tersebut," tegas Asmawa Tosepu kepada wartawan akhir pekan lalu.

Asmawa Tosepu menyebut bahwa tindakan Pungli oleh pejabat merupakan tindakan yang memalukan dan tidak memiliki sikap integritas dan profesional.

"Ingat kita bekerja atas pajak masyarakat, lalu gaji kita untuk membiayai hidup keluarga. Jika kita tidak sungguh-sungguh bekerja, apakah kita merasa tidak berdosa?. Integritas sangatlah petinng dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan pelayanan yanh prima untuk masyarakat," sebutnya.

Ia menambahkan agar para pejabat maupun ASN beretika dan memiliki norma-norma yang tinggi seperti sopan santun, jujur dan hal-hal baik lainnya sebagai bagian dari marwah Pemerintahan Kabupaten Bogor.

"Pejabat harus menindaklanjuti temuan BPK-RI Perwakilan Jawa Barat, lalu mengevaluasi dan membenahi sistem pemerintahan yang ada selama 60 hari kedepan," tambahnya.

Pria berusia 49 tahun ini mengaku akan membentuk tim bersama Inspektorat, lalu melakukan pembedahan LHP BPK-RI Perwakilan Jawa Barat.

"Inspektorat akan bentuk tim, kita akan membenahi diri agar tidak keempat kalinya berturut-turut Pemkab Bogor mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dari BPK-RI Perwakilan Jawa Barat," tutur Asmawa Tosepu. (Reza Zurifwan)


Editor : Ahmad Sayuti