Polisi Masih Selidiki Penganiayaan Pemuda di Jalan BKR

Polisi masih melakukan penyelidikan soal penganiayaan yang diduga dilakukan kelompok bermotor terhadap seorang warga di Jalan BKR, berinisial FM (17).

Polisi Masih Selidiki Penganiayaan Pemuda di Jalan BKR
Ilustrasi penganiayaan

INILAHKORAN, Bandung - Polisi masih melakukan penyelidikan soal penganiayaan yang diduga dilakukan kelompok bermotor terhadap seorang warga di Jalan BKR, berinisial FM (17).

Kapolsek Regol, Kompol Heri Suryadi menuturkan saat kejadian, para pelaku yang belum diketahui jumlahnya itu, berpapasan dengan korban dan rekannya di Jalan Pramuka.

Para pelaku pun tiba-tiba mengejar korban. Korban pun mengemudikan sepeda motornya ke Jalan Ahmad Yani.

"Disitu korban terjatuh, korban yang dua lari ke dalam gang, yang satu ngambil motor yang jatuh kabur lagi ke arah pelajar pejuang. Dapat dihentikan pelaku di jalan BKR dan terjadilah pengeroyokan disitu," kata Kapolsek, Senin (31/9/2024).

Kapolsek menuturkan, perkembangan kasus saat ini, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian dan memeriksa beberapa orang saksi. Meski begitu, sampai saat ini, pelaku penganiayaan menghirup udara bebas.

"Saksi sudah empat orang yang kita mintai kesaksiannya. Kita masih berupaya terus mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah terungkap," katanya.

Diberitakan sebelumnya Seorang pemuda di Kota Bandung, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh kelompok bermotor. Adaun korban yang belum diketahui identitasnya itu, mengalami luka yang cukup parah.

Hal itu terlihat dalam postingan di salah satu akun media sosial Instagram. Pada postingannya, terlihat wajah korban dibalut oleh perban. Korban juga diketahui masih dalam perawatan medis.

Kejadian penganiayaan itu sendiri, menurut keterangan keluarga korban yang turut diunggah di media sosial, kejadiannya terjadi pada 28 September 2024, sekitar pukul dini hari.

"Jd kronologi adik aku dikeroyok secara brutal menurut saksi oleh geng motor xt* laknad biadab, kejadiannya jam 03.00 di stopan laswi adik aku 3 motor dari arah supratman geng motor laknad itu dr arah sukabumi trs tbtb mereka nyerang gt aja, 2 motor temen nya kabur ninggalin motornya tp adik aku nyelametin motor trs kabur & habis di jln BKR," kata keluarga korban yang dikutip pada akun media sosial Instagram.

"Mereka adalah sekitar 20 org, bawa sajam ngehajar adik secara brutal di pukul pake botol diseret ke tengah jalan di hajar lagi di seret hajar lagi hp diambil sampe ada bilang bawa motorna + jelmana secara tdk lgsg adik mau diculik, alhamdulillah nya keburu ada warga," tulisannya.

"Selama adik dihajar ada saksi diatas yg liat secara lgsg ngintip dr pager rumah aksi kebrutalan geng motor laknad itu tp tidak berani merekam karna takut jadi sasaran soalnya mereka banyakan," sambungnya.

Saat dikonfirmasi, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono membenarkan adanya kejadian tersebut. Budi menyebut, pihaknya telah mendatangi korban.

"Kapolsek, sudah menjenguk korban untuk mengetahui kondisinya," ungkap Budi saat si konfirmasi, Minggu (29/9/2024).

Budi mengatakan, pihaknya telah membentuk tim untuk mengungkap penganiayaan tersebut. Tim gabung yang terdiri dari Polsek dan Satreskrim Polrestabes Bandung, sudah melakukan penyelidikan akan kasus tersebut.

"Kita sudah bentuk tim, untuk ungkap kasus tersebut," terang budi.


Editor : Ahmad Sayuti