Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Pasar Kebon Kembang
Pasar Kebon Kembang, Kecamatan Bogor Tengah mengalami kebakaran dibagian lantai dasar dan lantai 1 Blok B yang membuat 3 kios dan 17 los milik pedagang hangus terbakar pada Senin 23 Juni 2025 dinihari. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Pasar kebon kembang, Kecamatan Bogor Tengah mengalami kebakaran dibagian lantai dasar dan lantai 1 Blok B yang membuat 3 kios dan 17 los milik pedagang hangus terbakar pada Senin 23 Juni 2025 dinihari. Saat ini pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran.
"Jadi api membakar lantai dasar dan lantai 1 Blok B Pasar kebon kembang. kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Tim BPBD dan 10 unit mobil Pemadam kebakaran (Damkar) dari Kota dan Kabupaten Bogor didatangkan ke lokasi untuk penanganan," ungkap Kepala Bidang Penyelamat dan Pemadam pada Damkar Kota Bogor, Moh. Ade Nugraha pada Senin 23 Juni 2025.
Ade melanjutkan, unsur yang terlibat penanganan yaitu Damkar Kota Bogor 7 unit, perbantuan damkar Kabupaten Bogor 3 unit, jadi total 10 unit mobil pemadam. Proses penanganan selesai pukul 01.00 WIB.
"Sementara, kebakaran diduga terjadi akibat korsleting listrik. Sebanyak 3 kios dan 17 los pedagang hangus terbakar. Dugaan awal kebakaran terjadi akibat adanya konsleting listrik di Pasar kebon kembang Blok B. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini," terang pria yang akrab disapa Mohaden.
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Jenal Abidin mengatakan, kebijakan tersebut diambil menyusul adanya tiga titik kebakaran sekaligus di Pasar kebon kembang Blok B pada Minggu 22 Juni 2025 malam.
"Pasar kebon kembang ini kami tutup sementara selama sehari. Tujuannya untuk melakukan penyelidikan oleh inafis terhadap kejadian kebakaran malam tadi," ungkap Jenal kepada wartawan.
Jenal menjelaskan, untuk operasional telah berkoordinasi dengan pihak Polresta Bogor Kota perihal melakukan identifikasi lebih lanjut dan mendalam serta detail. kebakaran terjadi pada titik berbeda dengan posisi yang berjauhan satu sama lain, ketiga titik ini berada di lantai dan blok yang berbeda-beda.
"Sempat listrik di Pasar kebon kembang kami padamkan dan diberi garis polisi. Untuk menjaga keamanan para pedagang, kami siagakan petugas di lokasi," jelasnya.
Jenal menerangkan, sudah menugaskan Direktur Operasional dan Manager K3 di sekitar lokasi pasar untuk mensosialisasikan langkah identifikasi penyebab kebakaran itu kepada para pedagang.
"Namun saat ini pasar sudah dibuka kembali, meski sempat ditutup. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polresta Bogor Kota, perihal penyelidikan penyebab kebakaran," terangnya.
Sementara itu, dibalik kebakaran yang melanda Blok B Pasar kebon kembang, Kota Bogor memunculkan fakta mengejutkan. Pedagang dihebohkan dengan temuan diduga botol berisi bensin di lokasi kejadian. Adapun, tangkapan layar diduga botol isi bensin ini tersebar di grup Whatsapp pedagang. Terlihat, botol tersebut tersimpan di dekat tangga dekat pintu masuk ke dalam pasar.
Namun, belum diketahui pasti kebenaran hal tersebut. Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kejadian kebakaran yang menyebabkan 3 kios dan 17 los ludes terbakar itu.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi memaparkan, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Sebelumnya kebakaran melanda Blok A pada 6 Juli 2025 lalu, kali ini kebakaran melanda Blok B pada Minggu 22 Juni 2025 malam.
Editor : JakaPermana

