Polisi Tangkap Satu Pelaku Perusakan Stadion GBLA
Polisi menangkap satu pelaku lainnya yang juga melakukan perusakan Stadion GBLA. Total ada dua orang yang diamankan polisi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Polisi menangkap satu pelaku lainnya yang juga melakukan perusakan Stadion GBLA. Total ada dua orang yang diamankan polisi.
Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono mengatakan setelah viral video perusakan di Stadion GBLA, jajarannya langsung bergerak untuk mencari pelaku.
"Ternyata, stadion itu dikelola Dispora Kota Bandung dan kami langsung koordinasi dengan pihak Pemkot Bandung, dan Pemkot sudah layangkan aduan adanya perusakan atau vandalisme di sana," katanya.
Adapun mereka yang diamankan yakni MDB melakukan pemotongan jaring gawang, dan MRW melakukan pengambilan (mencongkel) rumput atau tanah di lapangan.
"Keduanya diamankan satu di daerah Rancasari dan satu di GBLA. Kami masih lakukan pendalaman dengan memeriksa keduanya apakah memang yang bersangkutan memang melakukan perbuatan itu atau tidak," katanya.
Dia juga menegaskan mencari para pelaku lain yang memang teridentifikasi melakukan vandalisme itu.
Diketahui, sejumlah oknum bobotoh melakukan aksi perusakan di Stadion GBLA usai laga terakhir Persib kontra Persis Solo.
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, terlihat para suporter merusak fasilitas stadion, termasuk mencabut rumput lapangan dan memotong jaring gawang secara massal.
Manajemen Persib Bandung buka suara mengenai rusaknya Stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api) pasca melawan Persis Solo, Sabtu 24 Mei 2025.
Dari banyak video dan foto yang beredar di media sosial, beberapa fasilitas Persib Bandung mengalami kerusakan. Tak hanya di bagian dalam, namun juga diluar.
Di bagian dalam, tiang gawang mengalami patah yang diduga diduduki para suporter yang masuk ke dalam lapangan usai laga berakhir. Ditambah lagi, jaring gawang pun menghilang.
Lalu, rumput lapangan juga terkena imbasnya. Tak hanya sampah yang berserakan, namun beberapa oknum suporter diketahui dengan sengaja mencongkel rumput lapangan untuk dibawanya pulang.
Sementara di bagian luar, terlihat gerbang utara mengalami kerusakan. Hal itu terjadi karena banyaknya suporter tanpa tiket yang ingin memaksakan masuk ke dalam Stadion GBLA.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhitia Putra Herawan menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Stadion GBLA.
“Kami sangat menyayangkan adanya kerusakan di beberapa bagian Stadion GBLA pasca pertandingan kemarin. Padahal, saat ini kami sedang terus berupaya untuk membenahi dan mempercantik GBLA agar bisa menjadi tempat yang semakin nyaman dan membanggakan, baik untuk pemain maupun seluruh pendukung Persib,” ujar Adhitia, Senin 26 Mei 2025.
Editor : Doni Ramdhani

