Polres Cimahi Siapkan 11 Posko Mudik Lebaran 2026

Menghadapi musim mudik Lebaran IdulFitri 1447 Hijriah/ 2026 Masehi, Polres Cimahi bakal membangun 11 posko mudik dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya. 

Polres Cimahi Siapkan 11 Posko Mudik Lebaran 2026
Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra

INILAHKORAN.ID – Menghadapi musim mudik Lebaran IdulFitri 1447 Hijriah/ 2026 Masehi, Polres CImahi bakal membangun 11 posko mudik dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya. 

Kendati demikian, ada yang berbeda dengan Operasi Lilin sebelumnya, sebab bakal hadirnya dua posko terpadu yang ditempatkan di Alun-alun Cimahi dan kawasan Padalarang.
 
“Kita merencanakan posko dengan jenis yang bervariasi, dan dua posko terpadu ini dibuat mengingat potensi jumlah pemudik yang akan signifikan,” kata Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurallah Adi Putra saat ditemui, Selasa 3 Maret 2026.

Niko menjelaskan, lonjakan arus mudik diperkirakan mulai terasa sejak tanggal 13 hingga 14 Maret 2026 mendatang.

"Kondisi ini dipicu adanya kombinasi libur Nyepi, kebijakan Work From Anywhere (WFA), serta libur sekolah yang bertepatan menjelang Hari Raya IdulFitri," jelasnya.
 
Sementara untuk menjaga kelancaran lalu lintas, pihak kepolisian bakal menerapkan skema khusus yang meliputi sistem one way sepenggal di wilayah perbatasan Lembang.

Pasalnya, destinasi wisata yang masih digemari para pemudik setelah melakukan silaturahmi dengan keluarga.
 
“Setelah tiba di kampung halaman dan melakukan silaturahmi, banyak pemudik yang memilih untuk berlibur ke Lembang, sehingga kita perlu antisipasi dengan rekayasa lalu lintas,” bebernya.
 
Selain wilayah Lembang, sebut Niko, ada tiga titik trouble spot yang menjadi prioritas penanganan pihaknya, yakni pertigaan Beatrix di mana akan diterapkan sistem one way dengan arah yang disesuaikan kondisi lapangan, baik dari bawah ke atas maupun sebaliknya.

"Pertigaan Cimareme yang dikenal sering mengalami kepadatan kendaraan akan diperkuat dengan penambahan personel untuk mengurai kemacetan," sebutnya.

Terakhir, sambung Niko, kawasan Tagog Apu Padalarang sebagai titik persimpangan yang ramai akibat aliran kendaraan menuju pasar Padalarang. 

"Di sini nantinya akan dilakukan rekayasa termasuk kemungkinan penutupan sementara arah tertentu dari arah Padalarang maupun Cianjur," tandasnya. ***
 


Editor : JakaPermana