Polrestabes Bandung Siapkan Sejumlah Opsi, Antisipasi Penumpukan Kendaraan di Pintu Tol Pasteur

Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Eko Iskandar mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah opsi, mengantisipasi penumpukan kendaraan di pintu Tol Pasteur.

Polrestabes Bandung Siapkan Sejumlah Opsi, Antisipasi Penumpukan Kendaraan di Pintu Tol Pasteur
Eko mengatakan, bila nantinya Tol Pasteur penuh maka pihaknya akan mengarahkan kendaraan ke gerbang selanjutnya yakni Tol Pasirkoja, Kopo, M Toha, hingga Buahbatu. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Kasatlantas Polrestabes Bandung AKBP Eko Iskandar mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah opsi, mengantisipasi penumpukan kendaraan di pintu Tol Pasteur.

Mengingat Tol Pasteur merupakan gerbang utama ke Kota Bandung dan kerap terjadi kemacetan, khususnya pada momen lebaran 2024 kali ini.

Eko mengatakan, bila nantinya Tol Pasteur penuh maka pihaknya akan mengarahkan kendaraan ke gerbang selanjutnya yakni Tol Pasirkoja, Kopo, M Toha, hingga Buahbatu.

"Jadi kami arahkan ke Gerbang Tol selanjutnya, jika di Gerbang Tol itu juga terjadi penumpukan, ke Gerbang Tol selanjutnya sampai ke Buahbatu. Ini kami bagi-bagi supaya tidak semuanya fokus di Pasteur yang keluarnya di Surya Sumantri," papar Eko di Kota Bandung, Rabu 10 April 2024.

Pengaturan ini, kata Eko, berkaitan dengan kemungkinan macet pada pasca lebaran 2024, mengingat Bandung sebagai salah satu destinasi pariwisata yang diminati masyarakat.

Maka dari itu kata dia, akan dilakukan juga pengaturan di jalur wisata, serta jalan masuk ke Kota Bandung melalui arteri.

"Yang pasti seperti Setiabudi ke arah Ledeng ada one way sepenggal kalau terjadi kepadatan ke atas, nanti kita akan tahan yang akan turun ke bawah. Kemudian one way sepenggal juga tidak menutup kemungkinan di Cibiru kalau ada kepadatan yang mendekati stuck kita bisa lakukan one way sepenggal," ucapnya.

Dalam momen lebaran dan pasca lebaran kali ini, Polrestabes Bandung juga memfokuskan pada titik-titik tempat wisata, mal-mal di sekitaran Bandung, serta jalan-jalan yang sempit dan berpotensi menyebabkan kemacetan seperti Gatot Subroto, Pasirkaliki, pertigaan Cemerlang sampai Gardujadi, Kebonjati, Sukajadi depan PVJ, Setiabudi dan Cihampelas.

"Kemudian berdasarkan tempat tempat wisata bandung yang akan menjadi fokus kita apabila lebaran sesuai pengalaman kita ramai diantara lain Kebun Binatang, Taman Lalulintas, dan Karangsetra," terangnya.

Eko mengatakan pihaknya memplot personel anggotanya di titik-titik tersebut untuk melakukan rekayasa dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi di lapangan. 

"Bandung ini bentuk dan struktur jalan adalah bercabang-cabang jadi, kalau kita memelakukan rekayasa pengalihan salah satu titik berarti kita memindahkan kemacetan pada titik yang lain," pungkasnya. (yuliantono)


Editor : Doni Ramdhani