Postingan Siswi Pemeran Video Syur dengan Guru di Gorontalo Viral, Ngaku Bersyukur Bebas Jadi Budak Seks
Postingan yang diduga dibuat siswi pemeran video syur dengan gurunya di Gorontalo viral di media sosial. Unggahan tersebut berisikan rasa syukur.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Postingan yang diduga dibuat siswi pemeran video syur dengan gurunya di Gorontalo viral di media sosial. Unggahan tersebut berisikan rasa syukur.
Dalam postingan yang beredar di media sosial, unggahan yang diduga dibuat oleh siswi berinisial P tersebut berisi tentang kronologi awal dirinya menjalin hubungan dengan sang guru.
Postingan yang diduga dibuat oleh P tersebut juga menjelaskan alasan dirinya terpaksa berhubungan badan dengan guru berinisial DH itu.
"Saya akan coba ceritakan bagaimana bisa terjadi semuanya. Jujur saya sangat-sangat edih. kecewa, tidak tahu harus bagaimana di posisi tersebut," tulis P.
Pada unggahan tersebut, P menceritakan awal mula dirinya menjadi seorang yatim piatu saat baru masuk ke sekolah tersebut.
"Semua berawal saat saya masuk MAN 1 Gorontalo. Saya seorang yatim piatu seperti yang saya sampaikan," katanya.
Setelah lulus dari MAN, P mengaku ingin melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Namun, dirinya justru mendapatkan pelecehan oleh oknum guru tersebut.
"Pada suatu hari, saya mulai mendapatkan pelecehan verbal. Dengan ucapan-ucapan tidak pantas dari guru (pelaku)," ujar P.
"Namun lama-kelamaan mulai menyentuh seperti pundak, merangkul, dan lainnya," katanya.
Selama di sekolah P sudah menganggap sikap DH merupakan sikap ayah kepada anaknya. Dia mengaku belum paham dengan kasih sayang yang sebenarnya.
Akan tetapi,anggapannya tersebut salah, ketika DH mulai sering memeluknya bahkan menyentuh bagian intim korban.
"Ternyata penilaian aya salah saat saya mulai dipeluk, disentuh bagian vital dan lain," katanya.
Saat itu juga, P ingin menceritakan kejadian tersebut, namun ia tak memiliki orang tua. Sementara bercerita kepada temannya pun ia ketakutan.
P mengaku sempat berniat melaporkan perbuatan DH kepada guru-guru lainnya. Namun ia tak memiliki bukti terkait perbuatannya.
"Di pikiran saya saat itu jika saya lapor saya yang tidak dipercayai oleh guru lain dan siapapun karena saya tidak memiliki bukti apapun lalu saya dikeluarkan dari sekolah," katanya.
P juga takut dikeluarkan dari sekolah apabila dirinya melaporkan perbuatan DH ke pihak sekolah.
"Jika saya dikeluarkan, saya tidak mempunyai harapan dan cita-cita pupus. Walau saya benar sakit hati, kecewa, marah bercampur menjadi satu," ujar P.
Lama-kelamaan guru DH mulai menyetubuhinya. Awalnya ia mengaku menolak keinginan pelaku. Namun, pada akhirnya dia terpaksa menuruti keinginan bejat pelaku lantaran diancam akan dikeluarkan dari sekolah.
"Lama kelamaan saya mulai disetubuhi. Awal-awal saya sangat menolak. Tapi dengan ancaman dia mengeluarkan dari sekolah saya pun mengikuti," bebernya.
P juga mengaku tidak akan melarang orang-orang untuk menyebarkan video syurnya dengan guru DH tersebut, meskipun dirinya merasa malu dengan beredarnya video itu.
"Saya sangat bersyukur walau saya malu untuk video yang beredar. Saya tidak akan melarang atau menyuruh untuk berhenti menyebarkan, karena itu adalah keinginan dan niat kalian masing-masing," katanya.
Selain itu, ia mengaku bersyukur tak lagi menjadi budak seks pelaku setelah video syurnya viral.
"Saya sudah sangat-sangat bersyukur kepada Allah tidak menjadi budak seks lagi, walau saya mungkin dikucilkan dari orang-orang yang tidak tahu benar keadaan saya dan menjadi diri saya," ujarnya.
Editor : Firda Rachmawati

