PPDB 2023, Disdik KBB Ungkap Ada Perbedaan Mekanisme Pendaftaran dengan Tahun Sebelumnya

Disdik KBB menyebut ada perbedaan mekanisme waktu PPDB tahun 2023 ini, di mana jalur afirmasi akan menjadi tahap pertama yang dibuka.

PPDB 2023, Disdik KBB Ungkap Ada Perbedaan Mekanisme Pendaftaran dengan Tahun Sebelumnya

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2023 untuk jenjang SMP masih dengan empat jalur, antara lain zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua dan prestasi.

Meski begitu, Disdik KBB menyebut ada perbedaan mekanisme waktu PPDB tahun 2023 ini, di mana jalur afirmasi akan menjadi tahap pertama yang dibuka.

"Kita baru menyiapkan aplikasi untuk PPDB 2023 ini. Selain itu, kita juga sudah membuat jadwal kapan pelaksanaan pendaftaran PPDB yang empat jalur," kata Kepala Bidang (Kabid) SMP, Disdik KBB, Edi Syafruddin saat dihubungi, Jumat 26 Mei 2023.

"Jadi pada minggu pertama bulan Juni kita akan melakukan sosialisasi kepada guru SD, siswa SD dan tentu saja dengan orang tua SD-nya," sambung Edi.

Edi menjelaskan, tahun ini ada perbedaan mekanisme PPDB sesuai dengan arahan Kementerian, di mana tahun lalu empat jalur PPDB dilaksanakan secara serentak.

"Kalau tahun sebelumnya mulai dari zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua dan prestasi dilaksanakan secara serentak. Kalau tahun ini tidak," jelasnya 

Edi menyebut, untuk tahun ini PPDB bakal dilakukan dalam dua tahap, di mana jalur afirmasi menjadi tahapan pertama yang bakal dimulai pada 19 hingga 23 Juni 2023.

"Sedangkan untuk tahap kedua, tiga jalur PPDB lainnya, seperti zonasi, perpindahan tugas orang tua dan prestasi akan dilaksanakan pada 26 Juni hingga 5 Juli 2023," sebutnya.

Kendati demikian, terang Edi, untuk presentasi jalur PPDB masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni 50 persen untuk zonasi, 20 persen untuk afirmasi, 25 persen prestasi dan 5 persen untuk perpindahan orang tua.

"Kalau untuk batas kuota yang diterima selama ini ditentukan dari sekolah masing-masing," ucapnya.

Namun, saat ini setiap sekolah negeri tengah menghitung kuota untuk penerimaan para siswa baru berapa banyak yang bisa masuk.

"Itu belum kita rilis karena masih dihitung masing-masing sekolah kekuatan kelasnya," tuturnya.

Edi menyebut, untuk di Kabupaten Bandung Barat ada 67 sekolah negeri atau 5 sub rayon. Sedangkan untuk SMP swasta ada 120 sekolah.

"Nah, untuk PPDB di SMP swasta diserahkan ke yayasan mekanismenya mau seperti apa dipersilakan. Sedangkan, mekanisme PPDB tadi hanya berlaku untuk sekolah negeri," tandasnya.

Seperti di, jalur pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2023/2023 diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 1 Tahun 2021.

Jika mengacu pada kalender pendidikan tahun ajaran 2021/2022, jadwal PPDB mulai dibuka antara bulan Mei hingga Juli.

Berdasarkan data tersebut, PPDB Tahun Ajaran 2023/2023 diperkirakan juga dibuka mulai bulan Mei hingga Juli.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti