PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 28 Maret 2022, Begini Aturannya

Akhirnya, PPKM untuk luar Jawa dan Bali diperpanjang selama 14 hari hingga 28 Maret 2022 kata Menko Airlangga Hartarto.

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang hingga 28 Maret 2022, Begini Aturannya
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan PPKM untuk luar Jawa dan Bali diperpanjang hingga 28 Maret 2022.

INILAHKORAN, Bandung- Pemerintah memutuskan kembali memperpanjang penerapan PPKM untuk luar Jawa-Bali selama 14 hari ke depan hingga 28 Maret dengan 200 kabupaten/kota berada pada level 1.

“PPKM level 1 menjadi 18 kabupaten/kota, PPKM level 2 menjadi 168 kabupaten/kota dan PPKM level 3 jadi 200 kabupaten/kota,” ujar Menko Airlangga saat Konferensi Pers PPKM secara daring, Senin 14 Maret 2022.

Terkait vaksinasi, kata Airlangga Hartarto, masih ada 2 provinsi yang capaiannya di bawah 70 persen yaitu Papua Barat dan Papua.

Baca Juga: Aneh! Mendag Pastikan Produksi Minyak Goreng Melimpah, Tapi Masih Langka di Pasaran

Sedangkan untuk vaksinasi dosis 2, masih terdapat 5 provinsi yang capaiannya di bawah 50 persen yaitu Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat, Maluku, dan Papua.

“Sementara untuk booster seluruh provinsi luar Jawa-Bali masih di bawah 10 persen, ini perlu diakselerasi,” katanya.

Terkait dengan vaksinasi usia lansia masih ada 6 provinsi yang capaiannya di bawah 60 persen untuk dosis pertama dan untuk dosis kedua terdapat 24 provinsi dengan capaian di bawah 60 persen.

Baca Juga: Link Live Streaming Barito Putera vs Persebaya Surabaya, Kick Off Pukul 20.30 WIB

Airlangga membahas MotoGP yang dinyatakan telah siap dilaksanakan pada minggu depan.

Hal tersebut dikarenakan vaksinasi di Nusa Tenggara Barat dosis pertama telah mencapai 93,9 persen, dosis kedua 75,1 persen dan vaksin booster telah mencapai 4,5 persen serta NTB berada pada level 1.

“Ini telah siap termasuk aspal ulang di T17 T5 sepanjang 1,6 kilometer pada tanggal 9 Maret 2022,” tuturnya.

Terkait kegiatan ekonomi yakni program PKH telah dilaksanakan seluruhnya di kuartal pertama dengan total Rp7,25 triliun.

Baca Juga: Inilah 27 Lokasi Bersejarah Sebagai Tempat Pengambilan Tanah dan Air di Jabar untuk Dukung IKN

Kemudian penyaluran sembako sudah Rp11,3 triliun untuk 18,8 juta keluarga penerima manfaat dan penyaluran dana desa telah mencapai 5,25 persen dari pagu.

Terkait dengan bantuan untuk 1 juta pedagang kaki lima dan warung dan 1,7 juta nelayan juga telah mulai dicairkan.

Baca Juga: Sip! Sungai Ciliwung Calon Tempat Pencanangan Bersih-bersih Sungai se-Indonesia

“Terkait dengan kartu prakerja gelombang 23 sudah dimulai dan akan segera dimulai gelombang ke 24 yang pendaftarannya pada 17 Maret, Kamis pagi pukul 10.30 dan disiapkan untuk 300 ribu peserta,” kata Airlangga.***


Editor : inilahkoran