PPP dan Jalan Terjal Menuju Senayan 2029: Begini Kata Gus Rommy

Ketua Majelis Pertimbangan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy, menyampaikan pandangan realistis namun penuh harapan tentang nasib partainya dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

PPP dan Jalan Terjal Menuju Senayan 2029: Begini Kata Gus Rommy
PPP dan Jalan Terjal Menuju Senayan 2029: Begini Kata Gus Rommy

INILAHKORAN, Bandung – Ketua Majelis Pertimbangan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy, menyampaikan pandangan realistis namun penuh harapan tentang nasib partainya dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

Dalam keterangan pers yang diterima Antara pada Senin (20/5), pria yang akrab disapa Gus Rommy itu menilai bahwa jalan PPP untuk kembali ke Senayan tidaklah mudah, bahkan tergolong sangat berat.

“Upaya untuk ke situ (Senayan) maha berat. Mengingat belum ada satu sejarah pun sejak 1998, partai yang terlempar dari Senayan, mampu kembali,” ujar Gus Rommy seperti dikutip dari ANTARA.

Meski demikian, mantan Ketua Umum PPP tersebut menolak bersikap pesimis. Ia menegaskan bahwa peluang PPP untuk kembali ke panggung parlemen nasional tetap terbuka, khususnya jika melihat data perolehan suara partai di tingkat daerah.

Rommy mengungkapkan bahwa pada Pemilu 2024, PPP berhasil mengantongi 8,3 juta suara di tingkat DPRD kabupaten/kota — angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan perolehan suara PPP di DPR RI yang hanya sekitar 5,8 juta.

“Angka tersebut jauh di atas suara DPR RI yang hanya 5,8 juta. Artinya, PPP dengan sejarah panjangnya ini, secara elektoral masih sangat potensial untuk kembali ke Senayan,” jelasnya.

Dalam upaya kebangkitan ini, menurut Rommy, PPP membutuhkan sosok pemimpin yang kuat, berpengaruh, dan mampu menjangkau lintas segmen masyarakat.

Ia pun menyebut sejumlah nama yang dianggap layak maju sebagai Ketua Umum, baik dari internal maupun eksternal partai.

Di antara tokoh-tokoh tersebut adalah Sandiaga Uno, Dudung Abdurachman, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Marzuki Alie, Agus Suparmanto, Anies Baswedan, dan Amran Sulaiman.

Khusus nama terakhir, Amran Sulaiman, disebut Rommy sebagai figur kuat yang kini digadang-gadang untuk menakhodai partai berlambang Ka'bah tersebut.

Ia bahkan menyatakan telah melakukan konsultasi dengan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dukungan terhadap Amran.

Meski menyatakan dukungannya, Rommy menekankan pentingnya kompetisi yang sehat di internal partai. Ia berharap semua nama besar yang masuk bursa calon Ketua Umum dapat beradu gagasan dan strategi demi kemajuan PPP.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan