Prabowo Subianto Lanjutkan Program Jokowi, Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik Terbesar di Dunia
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto siap menjaga dan mengelola kekayaan alam, agar masa depan bangsa Indonesia berjalan gemilang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto siap menjaga dan mengelola kekayaan alam, agar masa depan bangsa Indonesia berjalan gemilang.
Prabowo Subianto di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu 21 Januari 2024 mengatakan akan melanjutkan program hilirisasi Presiden Joko Widodo.
"Kami, Paslon Capres-Cawapres nomor urut 02 akan melanjutkan program hilirisasi kekayaan alam baik itu nikel, batu bara, tembaga, timah, bauksit, minyak, gas, ikan, rumput laut hingga kelapa sawit," kata Prabowo Subianto.
Ketua Umum Partai Gerindra ini menuturkan semua komoditas kekayaan alam tersebit tidak boleh diekspor secara 'bahan mentah' ke luar negeri.
"Kekayaan alam kita harus diolah di dalam negeri, pabriknya harus di Indonesia, agar membuka lapangan kerja dan nilai tambahnya juga didapat oleh segenap masyarakat Indonesia," tuturnya.
Prabowo Subianto menjelaskan ada 41 komoditas kekayaan alam yang tidak boleh diekspor secara 'bahan mentah', ia dan tim Paslon Capres-Cawapres nomor urut 2 bersama tim ahli Presiden Jokowi pun sudah menghitung dan membuat rencana yang hebat.
"Air kelapa sekarang lagi digandrungi masyarakat Amerika karena bisa melawan penyakit kanker, kita sebagai suplier terbesar kelapa harus membangun pabrik-pabrik pengolahan air dan minyak kelapa, karena minyak kelapa sekarang menjadi obat dan dikemas dalam kapsul. Sedangkam minyak sawit, bisa diolah menjadi solar," jelasnya.
Ia melanjutkan sebelum 'bahan mentah' nikel dilarang ekport, pendapatan Negara Indonesia sebesar US$3,3 miliar atau Rp50 triliun, semenjak dilarang maka pendapatan Negara Indonesia naik 1 kali menjadi US$33 miliar.
"Dengan naiknya pendapatan negara, maka pemerintah bisa bantu rakyatnya. Kami akan usahakan, agar pendapatan negara terus meningkat, apalagi kalau kita punya pabrik battere mobil dan motot listrik terbesar sedunia," lanjut Prabowo Subianto. (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani


