Presiden Prabowo Datangi SDN Cimahpar 5 Kota Bogor, Komitmen Perbaikan Ribuan Sekolah di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto menyambangi SDN Cimahpar 5 Kota Bogor dalam momen Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Jumat 2 Media 2025 sore.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Presiden Prabowo Subianto menyambangi SDN Cimahpar 5 Kota Bogor dalam momen Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Jumat 2 Media 2025 sore.
Kedatangan Prabowo Subianto disambut antusias warga Kota Bogor yang hadir di SDN Cimahpar 5 Kota Bogor. Bahkan para warga berlomba-lomba mengabdikan momen salaman juga lambaian tangan Presiden dengan kamera ponselnya. Orang nomor satu di Indonesia itu tampil mengenakan baju safari cokelat itu menyempatkan untuk menyapa para warga yang hadir.
Prabowo Subianto menegaskan komitmen dirinya memperbaiki ribuan sekolah rusak. Dibawah kepemimpinannya pemerintah telah menyiapkan triliunan anggaran untuk merealisasikan cita-cita tersebut.
"Kami siapkan anggaran Rp16 triliun untuk memperbaiki 11 ribu sekolah rusak di Indonesia. Saya menyadari betul bahwa bantuan tersebut belum bisa menyasar ke seluruh Indonesia. Sebab total keseluruahan satuan pendidikan ada sebanyak 330 ribu," tutur Prabowo Subianto.
Dia juga berkomitmen akan terus berjibaku untuk mengoptimalkan kualitas kenyamanan siswa saat belajar. Dirinya prihatin masih banyak sekolah di Indonesia yang hanya memiliki 1 toilet dalam satu gedung.
"Tapi kita tidak boleh menyerah. Karena itu saya bertekad untuk melakukan penghematan, Ini saya ingatkan tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah baik Bupati, Wali Kota dan Gubernur untuk bisa menyelesaiakan bersama sama," terangnya.
Prabowo juga menekankan, untuk melakukan digitalisasi di sektor pendidikan, karena kedepan bakal ada smart televisi disetiap sekolah yang ada di Indonesia. Untuk mengoptimalkan digitalisasi pendidikan, para guru juga bakal dibekali pelatihan khusus agar bisa mengejawantahkan pentingnya teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.
"Semua sekolah bisa mendapatkan smart televisi tersebut," ujarnya.
Prabowo menjelaskan, dirinya memberikan bantuan dana pendidikan untuk guru yang belum menyelesaikan pendidikan tingkat Sarjana atau setara D4 sebesar Rp3 juta per semester. Dengan beragam program tersebut, tidak adalagi copet-copet yang mencatut anggarannya. Semuanya harus sampai pada sekolah yang telah ditentukan.
"Para pejabat para birokrat diangkat dan dibiayai oleh negara hendaknya anggaran untuk rakyat jangan diselewengkan. Jangan dikorupsi dengan segala akal," jelasnya.
Editor : Doni Ramdhani
