Puan Maharani Minta Dukungan China untuk Akhiri Perang Gaza: Dorong Solusi Dua Negara dan Akses Bantuan Kemanusiaan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, secara tegas menyuarakan kepedulian Indonesia terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza, Palestina.

Puan Maharani Minta Dukungan China untuk Akhiri Perang Gaza: Dorong Solusi Dua Negara dan Akses Bantuan Kemanusiaan
Puan Maharani Minta Dukungan China untuk Akhiri Perang Gaza: Dorong Solusi Dua Negara dan Akses Bantuan Kemanusiaan

INILAHKORAN, Bandung – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, secara tegas menyuarakan kepedulian Indonesia terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Jalur Gaza, Palestina.

Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri China, Li Qiang, yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (26/5), Puan meminta dukungan konkret dari China untuk membantu menghentikan konflik berkepanjangan di wilayah tersebut.

"Meminta dukungan kepada China, bagaimana agar perang yang ada di wilayah Gaza bisa segera berakhir dengan adanya two state solution (solusi dua negara, red.)," ujar Puan kepada awak media seusai pertemuan dengan PM Li Qiang.

Solusi dua negara telah lama digaungkan oleh komunitas internasional sebagai jalan damai yang adil dan berkelanjutan bagi Israel dan Palestina.

Dalam konteks itu, Puan menekankan pentingnya peran negara-negara besar, termasuk China, dalam mendorong perdamaian global, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Lebih dari sekadar permintaan diplomatik, Puan juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas situasi kemanusiaan di Gaza yang kian memprihatinkan akibat blokade yang membatasi masuknya bantuan internasional.

Ia menggarisbawahi urgensi membuka jalur akses Bantuan Kemanusiaan untuk menyelamatkan warga sipil yang terdampak.

"Dalam pertemuan tadi, kami juga membahas berbagai isu terkait kerja sama bilateral kedua negara, seperti bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, dan tentu saja termasuk kerja sama antarparlemen," jelas Puan.

Pertemuan ini menjadi bagian dari kunjungan resmi PM Li Qiang ke Indonesia, yang juga mencakup pertemuan sebelumnya dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara.

Dalam kesempatan tersebut, kedua pemimpin menyaksikan penandatanganan empat nota kesepahaman di bidang ekonomi serta kerja sama di delapan sektor lainnya, yang mencerminkan penguatan hubungan strategis Indonesia–China.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan