Ramai Disebut Ikut Susun Juknis MBG, Chef Arnold Langsung Klarifikasi

Chef Arnold Poernomo berikan klarifikasi terkait rumor keterlibatannya dalam penyusunan juknis Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Badan Gizi Nasional.

Ramai Disebut Ikut Susun Juknis MBG, Chef Arnold Langsung Klarifikasi
Ramai Disebut Ikut Susun Juknis MBG, Chef Arnold Langsung Klarifikasi

INILAHKORAN.ID - Nama juru masak selebriti, Chef Arnold Poernomo, mendadak jadi perbincangan hangat di media sosial.

Ia disebut-sebut ikut terlibat langsung dalam penyusunan Petunjuk Teknis (Juknis) untuk program unggulan pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG), yang berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN).

​Menanggapi rumor dan spekulasi yang beredar luas, Chef Arnold akhirnya memberikan klarifikasi resmi. 

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya (@arnoldpo), pria yang akrab disapa Juri MasterChef Indonesia ini membenarkan bahwa dirinya memang sempat dimintai masukan oleh pihak BGN.

​"Saya memang diminta untuk memberikan pendapat untuk juknis BGN, saya dan team sudah review dan pelajari," tulis Chef Arnold dalam unggahan Instagram Story miliknya.

​Setelah meninjau dan mempelajari draf rancangan tersebut, Chef Arnold menggarisbawahi bahwa mengemas program nasional skala besar seperti Makan Bergizi Gratis bukanlah perkara mudah. 

Menurutnya, program MBG memiliki tingkat kompleksitas yang sangat tinggi, terutama jika harus diimplementasikan ke wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Meski telah memberikan kontribusi berupa ulasan dan pandangan operasional, Chef Arnold secara rendah hati menyatakan bahwa langkah strategis selanjutnya sebaiknya diserahkan kepada para ahli yang lebih berkompeten di bidang gizi pangan nasional.

​"Saya rasa banyak orang lain yang lebih hebat, capable dan paham lebih dari saya," tuturnya.

​Ia juga menegaskan bahwa seluruh poin evaluasi terkait aspek operasional di lapangan sudah diserahkan sepenuhnya kepada pihak Badan Gizi Nasional dengan harapan juknis tersebut bisa dirumuskan menjadi lebih efektif dan taktis.

​"Semua masukan tentang operasional sudah kami sampaikan dan semoga bisa lebih strategis," pungkas Chef Arnold.


Editor : Firda Rachmawati