Ramp Check di Baranangsiang, Polresta Bogor Kota Masih Temukan Kendaraan Tidak Layak Jalan
Polresta Bogor Kota bersama Dishub Kota Bogor menggelar kegiatan ramp check di Baranangsiang khusus kendaraan umum dan pengangkut barang, Selasa 21 Maret 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Polresta Bogor Kota bersama Dishub Kota Bogor menggelar kegiatan ramp check di Baranangsiang khusus kendaraan umum dan pengangkut barang, Selasa 21 Maret 2023.
Selain melakukan pengecekan kendaraan berupa ramp check di Baranangsiang itu Kepala Polresta Bogor Kota Kombes Polisi Bismo Teguh Prakoso membagikan beras serta melaksanakan penempelan stiker nomor hotline pribadi Kapolresta di angkot dan bus.
Pengecekan ramp check di Baranangsiang yang dipimpin Kepala Polresta Bogor Kota itu pun masih menemukan kendaraan angkot yang tidak layak beroperasional.
"Kami melaksanakan ramp check di Baranangsiang dengan Dishub Kota Bogor dan pemeriksaan kesehatan sopir maupun kondektur. Ini dilakukan bersama-sama melakukan pengecekan jelang bulan puasa dan nanti ada lagi jelang lebaran. Kami kondisi pengemudi dan dilakukan cek urine, hasilnya tidak ada yang memakai narkoba maupun minuman keras (miras)," kata Bismo.
Bismo membeberkan, pengecekan meliputi lampu utama, sein, ban, rem hingga surat kelengkapan. Jadi semua dicek oleh petugas Dishub Kota Bogor, diimbau juga kepada para penumpang berhati-hati.
"Kami mengingatkan kepada para sopir yang tadi ada trayek habis masa berlakunya, agar dilengkapi. Tadi kami juga berbagi beras kepada pengemudi bus, ojek online dan sopir angkot. Kami juga melakukan pengecekan angkot dan ketertiban kendaraan. Melakukan pemasangan nomor aduan dipintu angkot kalau pengguna kendaraan umum ada keluhan bisa diinformasikan semisal pemalakan, tawuran dan aksi kriminal lain," beber Bismo.
Sementara itu, Kasatlantas Polresta Bogor Kota Galih Aprian memaparkan, dipimpin Kapolresta Bogor Kota Kombes Polisi Bismo Teguh Prakoso, jajaran satlantas bersama Dishub Kota Bogor melakukan ramp check atau kelayakan kendaraan baik angkutan orang maupun barang.
"Dari 40 kendaraan yang dicek, hampir 30 persen kendaraan ada catatan, kelayakan terhadap hal-hal yang cukup penting semisal ada lampu besar mati, kelayakan ban atau banyak ban gundul dan lainnya. Kami sampaikan kepada pemilik kendaraan dan pengemudi, perbaiki kendaraan sebelum terlambat. Ingat, kecelakaan berawal dari pelanggaran dan ketidak laikan kendaraan. Ada ban gundul, lampu mati bisa mengakibatkan kecelakaan," papar Galih.
Galih melanjutkan, pihaknya juga akan antisipasi keramaian pemudik Ramdan 2023 maupun arus balik nanti setelah Idul Fitri 2023. Fokus pihaknya kedepan, terhadap titik keramaian baik wisata rekreasi maupun wisata kuliner. Karena tahun lalu Kebun Raya Bogor (KRB) mencapai 20 ribu sampai 25 ribu pengunjung.
"Ya, dengan volume jalan tidak ada perubahan dan volume kendaraan bertambah akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Kami imbau kepada para sopir maupun masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan jauh, agar menjaga stamina badan dan kendaraan tetap baik untuk menunjang keselamatan dijalan. Mohon doa dan dukungan masyarakat untuk kelancaran dan kondusifitsas Kota Bogor," pungkasnya.*** (rizki mauludi)
Editor : Doni Ramdhani

