Realisasikan Program 100 Hari Kerja Bupati Bandung, BPBD Kabupaten Bandung Bantu 1.174 Rumah Warga Terdampak Gempa Bumi 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Bandung membuat terobosan dalam meningkatkan  pelayanan kepada masyarakat, khususnya korban bencana alam. 

Realisasikan Program 100 Hari Kerja Bupati Bandung, BPBD Kabupaten Bandung Bantu 1.174 Rumah Warga Terdampak Gempa Bumi 
BPBD Kabupaten Bandung melaksanakan perjanjian kerja sama dengan salah satu bank BUMN, dalam rangka penyaluran bantuan stimulan  bagi warga terdampak bencana gempa bumi di wilayah Kabupaten Bandung. (istimewa)

INILAHKORAN, Soreang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Bandung membuat terobosan dalam meningkatkan  pelayanan kepada masyarakat, khususnya korban bencana alam. 

BPBD Kabupaten Bandung melaksanakan perjanjian kerja sama dengan salah satu bank BUMN, dalam rangka penyaluran bantuan stimulan  bagi warga terdampak bencana gempa bumi di wilayah Kabupaten Bandung.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, melaksanakan perjanjian kerja sama ini dalam rangka meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Bandung. 

"Alhamdulillah BPBD sudah melaksanakan kerja sama dengan salah satu bank BUMN  dalam rangka penyaluran bantuan stimulan bagi warga terdampak bencana gempa bumi di wilayah Kabupaten Bandung. Namun dalam kerja sama ini untuk membantu sebanyak 1.174 unit rumah warga yang mengalami kerusakan dampak gempa bumi," kata Uka Suska di Soreang, Minggu 23 Februari 2025.

Uka Suska mengatakan, apa yang dilaksanakan BPBD ini dalam upaya mewujudkan atau merealisasikan program 100 hari kerja Bupati Bandung.

"Untuk mendukung program 100 hari kerja Bupati Bandung itu, ada tiga hal yang akan dilaksanakan oleh BPBD. Dengan target pengerjaan bulan Januari sampai April 2025, yaitu melaksanakan perbaikan/pembangunan rumah rusak bagi warga terdampak gempa bumi sebanyak 1.174 rumah," ujarnya.

Namun memasuki April 2025, Uka Suska menyebutkan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di sejumlah desa di Kabupaten Bandung. 

"Pembentukan Destana ini untuk menindaklanjuti program sebelumnya dalam pembentukan Desa Tangguh Bencana yang sudah dilaksanakan BPBD. Jadi kita secara bertahap melaksanakan Pembentukan Destana di desa-desa yang menjadi prioritas untuk dibentuk Destana," katanya.

Tak hanya itu, Uka Suska menyebutkan bahwa pada Mei 2025, BPBD berencana untuk melaksanakan pembentukan klaster logistik Kabupaten Bandung. 

"Apa yang kita akan lakukan itu dalam upaya mewujudkan Kabupaten Bandung lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045. Hal itu berdasarkan pada visi Bupati Bandung," ujarnya.


Editor : Doni Ramdhani