Warga Garut Diimbau Tidak Terlena dengan Penurunan Pasien Covid-19 Dirawat di RS

Kasus Covid-19 di Garut menurun dengan bertambahnya pasien dinyatakan sembuh. Pasien kasus Covid-19 dirawat di RS pun menurun drastis.

Warga Garut Diimbau Tidak Terlena dengan Penurunan Pasien Covid-19 Dirawat di RS

INILAHKORAN, Garut - Seiring menurunnya kasus Covid-19 di Kabupaten Garut dengan bertambahnya pasien dinyatakan sembuh. Pasien kasus Covid-19 dirawat di rumah sakit di Kabupaten Garut pun menurun drastis dalam beberapa pekan terakhir.

Namun begitu, sejumlah kalangan tetap mengingatkan, penurunan drastis kasus Covid-19 termasuk yang dirawat di rumah sakit tersebut hendaknya tak membuat masyarakat terlena. Sebab virus Covid-19 masih mengancam, bahkan dengan sejumlah varian barunya yang dinilai lebih cepat dan ganas.

Penambahan kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 juga masih terjadi, kendati dalam jumlah relatif sedikit.

Baca Juga: Sentra Vaksinasi BPBD Jabar Ditutup, Garut Siapkan Rp1,2 Miliar Lanjutkan Vaksinasi

Data dirilis Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mencatat, hingga 21 September 2021 tingkat keterisian tempat tidur perawatan (bed occuvancy rate/BOR) pasien kasus Covid-19 di sebanyak tujuh rumah sakit di Garut mencapai sekitar 5,51 persen. Dari sebanyak 272 unit tempat tidur tersedia yang terisi hanya mencapai sebanyak 15 unit.

Tidak semua dari 15 unit tempat tidur tersebut terisi pasien positif Covid-19, tetapi juga terdapat pasien berstatus suspek.

Dari sebanyak 15 pasien kasus Covid-19 dirawat di rumah sakit tersebut, jumlah pasien terkonfirmasi positifnya mencapai sebanyak delapan orang. Sebagaimana tercatat Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin. Sebanyak tujuh pasien lainnya berstatus suspek.

Baca Juga: Alhamdulillah, Jumlah Pasien Covid-19 yang Dirawat di RS Garut Tinggal 7 Orang

Kasus aktif Covid-19 di Garut sendiri secara keseluruhan mencapai sebanyak 59 orang. Sebanyak delapan orang di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan 51 orang lainnya menjalani isolasi mandiri.

Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif Covid-19 dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.

"Waktu ini kondisi pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit menurun drastis. Tapi kita jangan terlena dengan penurunan kasusnya. Tetap harus selalu bisa menjaga diri kita, karena tidak menutup kemungkinan kasus bisa meningkat lagi," kata Humas RSU dr Slamet Garut Cecep Ridwan, Rabu 22 September 2021.

Baca Juga: Pendaki Hilang di Gunung Guntur Garut, Tim SAR Masih Upayakan Pencarian

Dia pun mengingatkan masyarakat tetap berdisiplin menjaga kondisi kesehatan serta tidak lupa menerapkan protokol kesehatan terhadap diri sendiri maupun lingkungan, kapan dan di manapun berada untuk mencegah penularan virus.

"PHBS (pola hidup bersih dan sehat) tetap dibiasakan. Prokes cegah Covid-19 juga dijaga. Mulai membiasakan pakai masker yang benar, mencuci tangan pakai sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. Juga bagi yang belum, silahkan ikut divaksin untuk perlindungan," ujarnya.

Ditambahkannya, dari sebanyak lima pasien kasus Covid-19 dalam isolasi perawatan di RSU dr Slamet Garut sendiri, hanya satu pasien berstatus terkonfirmasi positif Covid-19. Selebihnya berstatus suspek.

Baca Juga: Garut PPKM Level 2, Helmi Budiman: Jangan Lengah!

Pada bagian lain Muksin yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut mengatakan, akumulasi pasien positif Covid-19 di Garut saat ini mencapai sebanyak 24.644 orang.

Ada penambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 12 orang dari hasil pemeriksaan RT PCR. Mereka terdiri sembilan laki-laki dan tiga perempuan berusia antara 22 tahun sampai 72 tahun dari sepuluh kecamatan.

Pasien yang selesai pemantauan isolasinya juga bertambah sebanyak tujuh orang. Sehingga akumulasi pasien sembuh dari Covid-19 menjadi sebanyak 23.419 orang. Persentasenya mencapai sekitar 95,02 persen dari total pasien positif sebanyak 24.644 orang.

Tidak ada penambahan kasus pasien positif Covid-19 meninggal dunia. Akumulasi pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia di Garut tetap sebanyak 1.166 orang. Persentasenya mencapai sebanyak 4,73 persen dari akumulasi pasien positif sebanyak 24.644 orang. (zainulmukhtar)


Editor : inilahkoran