Vaksinasi Lansia di Garut Mencapai 60,6 Persen

Pencapaian vaksinasi Lansia di Kabupaten Garut terus meningkat, dan hingga kini mencapai 60, 6 persen.

Vaksinasi Lansia di Garut Mencapai 60,6 Persen
Petugas menjemput oara Lansia di Kabupaten Garut untuk dilakukan vaksin.


INILAHKORAN, Garut - Pencapaian vaksinasi Lansia COVID-19 di Kabupaten Garut terus meningkat, dan hingga kini mencapai 60, 6 persen

Peningkatan jumlah vaksinasi Lansia COVID-19 di Kabupaten Garut tak lain karena petugas melakukan jemput bola, yakni mejemput langsung para Lansia.

Hingga 1 Desember 2021, capaian vaksinasi COVID-19 kalangan lansia tercatat mencapai sebesar 60,6 persen atau sebanyak 101.596 orang untuk dosis satu dari total target sebanyak 167.731 orang. Sedangkan untuk dosis duanya mencapai sebesar 21,4 persen, setara 35.963 orang.

Baca Juga: Beredar! Video TikTok Bupati Garut Joget Tanpa Masker Bareng Pejabat di Lombok, Abai Prokes?

Rendahnya vaksinasi di kalangan lansia sebelumnya menjadi kendala Garut gagal masuk sebagai daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 pada beberapa kali masa perpanjangan PPKM Jawa dan Bali.

Menurut Koordinator Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut Muksin, capaian vaksinasi yang juga cukup tinggi, yakni vaksinasi dosis satu di kalangan remaja yang mencapai sebesar 69,2 persen atau setara 202.999 orang dari target sebanyak 293.330 orang.

"Sedangkan dosis duanya baru mencapai 37,9 persen, atau setara 111.144 orang," katanya, Minggu 5 Desember 2021.

Baca Juga: Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Capaian vaksinasi tertinggi terealisasi di kalangan pelayan publik yang mencapai sebesar 159,5 persen, atau setara 142.925 orang untuk dosis satu dari target sasaran sebanyak 89.598 orang. Begitu juga capaian dosis duanya melebihi target dengan terealisasi sebesar 126,6 persen atau setara 113.429 orang.

Menyusul berikutnya capaian vaksinasi di kalangan tenaga kesehatan yang mencapai sebesar 141,7 persen, atau setara 8.942 orang dari target sasaran sebanyak 6.312 orang. Capaian vaksinasi dosis duanya mencapai sebesar 131,7 persen, atau setara 8.310 orang, dan dosis tiganya sebesar 60,4 persen atau setara 5.022 orang.

Sedangkan vaksinasi di kalangan masyarakat rentan dan umum relatif masih rendah, mencapai sebesar 48,1 persen, atau setara 683.324 orang dari target sasaran sebanyak 1.420.742 orang untuk dosis satu. Untuk dosis duanya, baru mencapai sebesar 21,4 persen, atau setara 35.963 orang.

Baca Juga: Dugaan Alih Fungsi Ruang Penyebab Banjir Bandang Garut Menyeruak

"Secara keseluruhan, jumlah capaian vaksinasi di Garut saat ini mencapai sebesar 57,6 persen atau setara 1.139.786 orang untuk dosis satu; dan sebesar 28,9 persen atau setara 571.095 orang untuk dosis duanya," ujarnya.

Khusus realisasi vaksinasi tenaga kesehatan untuk dosis tiga, mencapai 79,6 persen, atau setara 5.022 orang.

Garut sendiri seperti dikatakan Bupati Garut Rudy Gunawan sebelumnya, menargetkan vaksinasi di 25 Desember 2021 bisa mencapai sebesar 70 persen, dan terwujud herd immunity atau kekebalan kelompok sebelum Hari Jadi Kabupaten Garut pada 16 Februari 2022.

Baca Juga: Pemkab Garut Mulai Distribusikan Air Bersih Pasca Banjir Bandang

Berkaitan vaksinasi tersebut, Muksin kembali menyerukan masyarakat yang belum divaksin agar segera ikut divaksin agar mendapatkan kekebalan tubuh untuk perlindungan diri dari serangan virus.

"Ikut divaksin itu bukan hanya melindungi diri sendiri melainkan dapat melindungi orang lain juga," ujarnya. *** (zainulmukhtar)


Editor : inilahkoran