Kasus Covid-19 di Garut Tersisa Empat, BOR Turun Drastis

Selama beberapa hari terakhir, di Kabupaten Garut tidak ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19.

Kasus Covid-19 di Garut Tersisa Empat, BOR Turun Drastis
vaksinasi anak di Kabupaten Garut
 
INILAHKORAN-Selama beberapa hari terakhir, di Kabupaten Garut tidak ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19. 
 
Angka kasus aktif Covid-19 bahkan terus menurun, dan kini tersisa sebanyak empat kasus.
Tidak ada satupun di antaranya yang dirawat di rumah sakit. Keempatnya menjalani isolasi mandiri.
 
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif Covid-19 dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.
 
 
Keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin, hingga 29 Desember 2021, kasus aktif Covid-19 di Garut tersisa sebanyak empat kasus. Tidak ada penambahan kasus baru pasien terkonfirmasi positif. Baik dari hasil pemeriksaan RT PCR maupun rapid test antigen. 
 
Akumulasi pasien positif Covid-19 sejak kasus Covid-19 terdeteksi di Garut hingga saat ini mencapai sebanyak 24.781 orang. Sedangkan akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 mencapai sebanyak 23.605 orang.
 
Kasus pasien meninggal dunia terpapar Covid-19 juga tidak ada penambahan. Akumulasinya hingga saat ini tetap sebanyak 1.172 orang.
 
 
Selain menurunnya angka kasus aktif Covid-19, yang menggembirakan, kata Muksin yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Garut, tingkat keterisian tempat tidur (BOR/Board Occupancy Rate) perawatan pasien kasus Covid-19 di rumah sakit di Kabupaten Garut juga nyaris mendekati nol. Tepatnya tersisa sekitar 0,87 persen.
 
Data dari Dinas Kesehatan Garut dilansir Dinas Komunikasi dan Informatika setempat menunjukkan, hingga 29 Desember 2021, dari sebanyak 115 unit tempat tidur tersedia di sebanyak tujuh rumah sakit rujukan pasien kasus Covid-19, hanya satu tempat tidur terisi. Atau hanya terdapat satu pasien kasus Covid-19 dirawat, yakni di RS Umum Daerah dr Slamet Garut yang menyediakan sebanyak 37 tempat tidur.
 
Sedangkan di enam rumah sakit lainnya, tak satupun tempat tidur bagi pasien kasus Covid-19 terisi. Yakni RS Umum Daerah Pameungpeuk Provinsi Jabar, RS Umum Tk IV Guntur, RS Umum Nurhayati Garut, RS Umum Annisa Queen, RS Umum Intan Husada, dan RS Medina.
 
 
Duka tempat isolasi tersedia sebanyak 164 tempat tidur bagi pasien kasus Covid-19 juga kosong. Yakni di Rusunawa Gandasari, dan Islamic Center.(zainulmukhtar)***


Editor : inilahkoran