Poresta Cirebon Tangkap Paksa Geng Motor Brutal Hingga Korban Meninggal Dunia
Jajaran Polresta Cirebon berkomitmen tinggi dalam rangka pemberantasan geng motor yang menjurus kepada tindak pidana kriminalitas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Jajaran Polresta Cirebon berkomitmen tinggi dalam rangka pemberantasan geng motor yang menjurus kepada tindak pidana kriminalitas.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol Arif Budiman menyebut Satreskrim Polresta Cirebon berhasil mengungkap baik terkait kejadian yang meresahkan maupun tindak kriminalitas yang terjadi dalam kurun waktu beberapa minggu terakhir.
Polresta berhasil mengungkap tindak pidana pengeroyokan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia yang melibatkan geng motor, pada hari Minggu (2/1/2022) dini hari.
Baca Juga: Terungkap, Pembunuh Warga Cipatat Rupanya Geng Motor Moonraker
"Tempat kejadian perkara (TKP)nya di jalan raya Gebang-Pabuaran kecamatan Babakan kabupaten Cirebon, jajaran Satreskrim telah melakukan upaya paksa penangkapan kepada para tersangka pelaku yang mengakibatkan korban meninggal dunia," ungkapnya saat konferensi pers di halaman Makopolresta 12 Januari 2022.
Arif mengatakan, upaya penyelidikan berdasarkan foto gambar serta keterangan saksi maupun hasil olah TKP. Akhirnya mengerucut kepada para tersangka yang berjumlah tiga orang yaitu SR, R, dan BM. Saat ini ketiga tersangka telah di amankan.
Menurut Arif, Ketiga tersangka juga salah satu geng motor yang melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan dua korban diantara satu korban meninggal dunia.
Baca Juga: Tiga Tahun Buron, Komplotan Geng Motor Pelaku Curas Berhasil Diringkus Polres Cimahi
"Saat ini kepada para tersangka telah dilakukan penahanan di rutan Polresta Cirebon guna proses penyidikan lebih lanjut dengan sangkaan pasal 170 dan 338 jo 340," ungkapnya.
Oleh karena itu, Arif menegaskan, Polresta Cirebon berkomitmen dalam rangka pemberantasan geng motor yang menjurus kepada tindak pidana kriminalitas. Pihaknya juga sudah melakukan upaya-upaya tindakan mulai dari tindakan preventif dan refensif terhadap anak-anak kita.
"Ada tiga sekolahan yang kemudian kita berkolaborasi dengan guru-guru setempat maupun Kepala sekolah, melakukan razia sekaligus juga penertiban. Penting dalam hal ini bagaimana kita memberikan edukasi kepada anak-anak sehingga tidak terlibat atau bahkan menjadi bagian dari tindakan-tindakan yang meresahkan masyarakat," tuturnya.
Baca Juga: Polisi Terus Buru Geng Motor di Cirebon, Ada Warga Jadi Korban? Buru-buru Lapor ke Nomor Ini...
Arif menambahkan, upaya-upaya tersebut akan terus dilakukan secara terus-menerus sekaligus juga masif dalam rangka memberikan rasa aman masyarakat kabupaten Cirebon. Pihaknya juga meminta semua pihak supaya mendukung komitmen tersebut. Kalau ada kejadian terkait genk motor, masyarakat harus segera menginformasikan kepada polisi, kapanpun dan dimanapun.
"Kita juga sudah membuka layanan pengaduan. Kami juga sudah menyerikatkan seluruh jajaran Polresta Cirebon untuk menggelar kekuatan di jam-jam rawan maupun jam pulang sekolah. Kita tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas dan upaya refrensif. Saya tidak akan mundur, tidak akan berhenti untuk melakukan penangkapan secara tegas. (maman suharman)***
Editor : inilahkoran


