Pemkab Cirebon Gelontorkan Rp3 Miliar Bangun Menara Masjid Agung Sumber

Setelah terbengkalai kurang lebih lima tahun lamanya, Pemkab Cirebon akhirnya menyiapkan anggaran untuk tahun ini sebesar Rp3 milyar.

Pemkab Cirebon Gelontorkan Rp3 Miliar Bangun Menara Masjid Agung Sumber
Pembangunan Masjid Agung Sumbar Cirebon
INILAHKORAN, Cirebon - Setelah terbengkalai kurang lebih lima tahun lamanya, Pemkab Cirebon akhirnya menyiapkan anggaran untuk tahun ini sebesar Rp3 milyar.
 
Anggaran tersebut untuk meneruskan pembangunan menara masjid agung sumber, yang lokasinya berhadapan dengan kantor bupati. Awalnya, anggaran yang disiapkan sekitar Rp6 milyar. Namun karena ada recofusing, akhir anggaran mengalami pemangkasan.
 
Demikian dikatakan Bupati Cirebon, Imron, Selasa (18/1/2022). Menurutnya, Pemkab sudah berupaya semaksimal mungkin supaya tahun ini tower masjid agung sumber bisa selesai. Namun karena anggaran terbatas, maka anggaranpun diperuntukan untuk skala prioritas lainnya.
 
 
"Awalnya memang enam milyar. Tapi kan kita harus berbagi juga dengan prioritas lainnya. Kita terus berupaya untuk bisa menyelesaikan menara yang sudah lama terbengkalai," ungkap Imron.
 
Imron mengaku, tahun 2024 menara diupayakan bisa selesai. Pasalnya, secara pribadipun dia ingin sekali menara bisa selesai secepatnya. Selain sebagai ikon Kota Sumber, juga bisa dipakai pusat kegiatan islam di Kabupaten Cirebon.  Namun karena sejak covid anggaran banyak yang di recofusing, mau tidak mau dipakai untuk skala prioritas lainnya. Dia mencontohkan, untuk anggaran PUTR saja, sejak dua tahun belakangan ini banyak yang dipangkas akibat covid.
 
"Ini bentuk kepedulian Pemkab Cirebon yang ingin menyelesaikan pembangunan menara. Jangankan menara, kalau ada anggaran lebih, saya secara pribadi ingin membereskan masjid angung sumber. Masa kondisi masjid agung sumber, kalah megah dengan masjid diwilayah lain," jelasnya.
 
 
Sementara itu, Kasi Bangunan Gedung DPUTR Kabupaten Cirebon, Iwan Santoso membenarkan anggaran Rp3 milyar untuk menara masjid agung sumber. Nilai sebesar itu, untuk finishing menara yang memang rangka dan temboknya sebagian sudah ada sebelum terbengkalai. Namun Iwan belum bisa menjelaskan secara rinci, apakah anggaran sebesar itu bisa untuk menyelesaikan menara atau tidak.
 
"Kalau anggarannya memang tiga milyar. Kami masih melakukan penghitungan. Kan nanti akan dilelang. Ada juga tim konsultan yang akan membuat perhitungan secara rinci. Saya hanya tahu jumlah anggarannya saja," tukas Iwan. (maman suharman)***
 
 


Editor : inilahkoran