Kasus Aktif Covid di Garut Kembali Naik Menjadi 22, Wakil Bupati Langsung Sampaikan Pesan
Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meminta masyarakat untuk terus waspada terhadap ancaman Covid 19 khususnya varian Omicron
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Garut- Kasus aktif Covid 19 di Kabupaten Garut kembali naik menjadi 22. Menyikapi hal itu Wakil Bupati Garut Helmi Budiman sampaikan pesan tegas bagi warganya untuk waspada.
Helmi Budiman pun mengingatkan semua masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman Covid-19, terlebih varian Omicron yang bisa menyerang siapa saja.
Selain mengajak masyarakat waspada di tengah kenaikan kasus aktif, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman juga memerintahkan puskesmas di Garut lebih siaga dalam hal pencegahan maupun penanggulangan kasus Covid 19.
Baca Juga: Ridwan Kamil Usulkan Tol Cisumdawu Gunakan Nama Tokoh Sunda Ali Sadikin
"Masyarakat dihimbau waspada ! Untuk kegiatan vaksinasi, saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja keras," ungkap Helmi, Senin 24 Januari 2022.
"Sehingga vaksin, terutama untuk anak 6-11 tahun, sekarang sudah mencapai 84 persen," ujarnya saat memimpin Apel Pagi di Lapangan Alun Alun Tarogong Kecamatan Tarogong Kaler," ujarnya.
Sebelumnya, Helmi juga memerintahkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut untuk berdisiplin bekerja dengan diawali berdisiplin mengikuti kegiatan apel tepat waktu.
Baca Juga: Jadi Solusi Kemacetan Tagog Padalarang Ciburuy, Jalur Lingkar Selatan KBB Bakal Dibangun Tahun Ini
Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, kasus aktif Covid-19 di Garut pascaliburan natal dan tahun baru terindikasi mengalami kenaikan.
Per 1 Januari 2022, kasus aktif Covid-19 di Garut sempat tersisa sebanyak dua kasus. Keduanya dalam perawatan isolasi mandiri.
Akan tetapi pada 23 Januari 2022, kasus aktif Covid-19 naik menjadi sebanyak 22 kasus. Sebanyak enam kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan selebihnya 16 kasus dalam perawatan isolasi mandiri.
Baca Juga: Babak Baru Kasus Penjualan dan Pemerkosaan ABG di Bandung, Begini Kata Polisi
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Coviid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.
Pada Minggu 23 Januari 2022, kata Muksin, terdapat penambahan dua kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil pemeriksaan sampel RT PCR.
Yakni laki-laki (KC-24811 LK) usia 29 tahun dari Kecamatan Cilawu, dan perempuan (KC-24812 LK) usia 42 tahun dari Kecamatan Kadungora.
Baca Juga: PKS Cimahi Siapkan Strategi Menangkan Pemilu 2024 dengan Pemantapan Organisasi
"Tidak ada penambahan laporan kasus konfirmasi positif Covid-19 selesai pemantauan isolasinya maupun meninggal dunia," ujarnya.
Total jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sejak kasus Covid-19 terdeteksi di Garut hingga kini mencapai sebanyak 24.812 orang.
Sebanyak 23.618 orang di antaranya dinyatakan sembuh, dan sebanyak 1.172 orang meninggal dunia. Sisanya sebanyak 22 orang masih dalam isolasi perawatan rumah sakit dan isolasi mandiri.***(Zainul Mukhtar)
Editor : inilahkoran


