Kasus Aktif Covid 19 di Kabupaten Garut Tembus Angka 547, Didominasi Klaster Keluarga
Diketahui kasus Covid 19 di Kabupaten Garut melonjak hingga tembus angka 547. Sebagian besar didominasi klaster keluarga.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut- Kasus aktif Covid 19 di Kabupaten Garut terus melonjak hingga menembus angka 547 pasien.
Lonjakan kasus aktif Covid 19 di Kabupaten Garut, itu ternyata didominasi klaster keluarga.
Yang mengkhawatirkan, kasus penularan Covid 19 pada klaster lainnya semisal perkantoran dan satuan pendidikan juga mengindikasikan terjadi peningkatan.
Baca Juga: Hukum Wanita Memakai Parfum, Ustadz Adi Hidayat: Hati-hati Termasuk...
Hal itu dikemukakan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Asep Surachman kepada INILAH, Senin 14 Februari 2022.
"Klaster keluarga masih dominan. Klaster perkantoran juga mulai ada kenaikan," ujarnya.
Akan tetapi ditanya apakah kenaikan kasus penularan Covid 19 di Garut saat ini disebabkan varian Omicron, Asep menjawab belum bisa memastikannya.
Baca Juga: Naik BisKita Transpakuan Bogor Sampai Kapan Gratis? Nasib Sopir Angkot Bagaimana?
"Belum dikirim ke Labkesda Bandung, sampel bahan pemeriksaan lab. untuk menentukan varian Omicron bukannya," katanya.
Kasus konfirmasi positif Covid 19 di Garut terus mengalami penambahan dengan jumlah signifikan setiap harinya. Sehingga jumlah kasus aktifnya terus meningkat.
Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Garut disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin, hingga 13 Februari 2022, jumlah kasus aktif Covid-19 di Garut mencapai sebanyak 547 orang.
Baca Juga: Sebut Ada Sosok Sahabat yang Jaga Gala Sky Usai Kecelakaan, Tom Liwafa Sentil Sepupu Vanessa Angel
Sebanyak 140 kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan selebihnya 407 kasus isolasi mandiri.
Pada 13 Februari 2022 sendiri terjadi penambahan volume harian kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid 19 sebanyak 98 orang dari hasil pemeriksaan RT PCR dan Rapid Test Antigen.
Mereka terdiri 57 perempuan dan 41 laki-laki berusia antara empat bulan sampai 93 tahun dari 32 kecamatan.
Mereka dominan berasal dari Kecamatan Garut Kota sebanyak 12 kasus, Pangatikan sebanyak delapan kasus, Tarogong Kidul sebanyak enam kasus, dan Kecamatan Cilawu sebanyak enam kasus.
Baca Juga: Google Doodle Punya Game Mini di Hari Valentine, Begini Cara Mainnya...
Dengan begitu, akumulasi pasien positif Covid 19 bertambah menjadi sebanyak 25.440 orang.
Sedangkan pasien positif Covid 19 dinyatalan selesai masa pemantauan isolasinya hanya sebanyak tiga orang.
Dengan demikian, akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid 19 kini menjadi sebanyak 23.713 orang.
Tidak ada penambahan kasus pasien positif Covid 19 meninggal dunia. Akumulasi pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia tetap sebanyak 1.180 orang.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Senin 14 Februari 2022: Sepanjang Hari Didominasi Cerah Berawan
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid 19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif Covid 19 dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.***(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


