Sungai Cimanuk Meluap, Pemukiman Warga di Sukawargi Garut Terendam
hujan deras yang melanda kawasan CIsurupan Kabupaten Garut menyebabkan banjir dan merendam rumah warga di Sukawangi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut – Banjir melanda RW 03, Desa Sukawargi, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut. Akibatnya, merendam sejumlah rumah warga akibat meluapnya Sungai Cimanuk.
Meluapnya Sungai Cimanuk di Kabupaten Garut tersebut terjadi Rabu 23 Februari 2022. Permukaan air sungai Cimanuk meluap karena tak mampu menampung tingginya curah hujan berlangsung sekitar pukul 12.00 hingga pukul 17.00 WIB di wilayah Cisurupan dan sekitarnya.
Tak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa banjir akibat luapan Sungai Cimanuk, Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut tersebut. Hanya beberapa warga yang rumahnya terdampak banjir di daerah berbatasan dengan Desa Mekarsari dan Desa Padasuka Kecamatan Cikajang itu sempat diungsikan ke tempat aman guna menghindari hal-hal tak diharapkan.
Baca Juga: Fadli Zon Beberkan Catatan Ombudsman Terkait Kelangkaan Minyak Goreng, Ini yang Diungkap
Sebuah jembatan penyeberangan terbuat dari bahan bambu juga hanyut terseret derasnya arus sungai yang membawa serta potongan-potongan pohon kayu dan bambu.
"Daerah ini memang sering terjadi banjir karena letak rumah warga berada di bawah sungai. Sehingga hampir setiap kali turun hujan dengan intensitas tinggi, sungai meluap dan terjadi banjir. Tapi Alhamdulillah tak ada korban," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut Satria Budi.
Dia menuturkan, berdasarkan hasil pendataan petugas di lapangan, ada sebanyak 12 rumah warga terdampak banjir tersebut, dan beberapa di antaranya mengalami kerusakan. Sebuah jembatan penyeberangan terbuat dari bahan kayu dan bambu juga diketahui hanyut terseret arus sungai.
Baca Juga: Ngatiyana: Underpass Sriwijaya Solusi Kemacetan Lalu Lintas di Cimahi
"Jembatan penyeberangan ini sebenarnya juga mau diganti dengan yang permanen. Bahan materialnya bahkan sudah tersedia," kata Satria Budi.
Beberapa saat usai hujan reda, upaya pembersihan lokasi banjir langsung dilakukan petugas dibantu satuan Batalyon Infanteri Raider 303/Setia Sampai Mati Cikajang Garut.(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


