Terpeleset, 2 Wisatawan Terseret Arus Satu Masih Hilang di Pantai Sayang Heulang

Seorang warga sumedang dikabarkan hilang setelah terseret arus di muara Curugan Santolo Sayang Heulang dan masih dalam pencarian

Terpeleset, 2 Wisatawan Terseret Arus Satu Masih Hilang di Pantai Sayang Heulang
Tim SAR Gabungan melakukan upaya pencarian korban tenggelam di pantai Sayang Heulang Kabupaten Garut.

 

INILAHKORAN, Garut - Warga Sumedang dikabarkan tenggelam di muara curugan Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten garut.

Sekitar pukul 08.00 WIB Jumat 6 Mei 2022, Tim SAR gabungan pun mulai melakukan pencarian terhadap korban bernama Bayu Aditya warga Sumedang yang tenggelam di curugan muara Sayang Heulang Garut tersebut.

Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian dengan rencana operasi SAR membagi tim menjadi 3 SRU. SRU 1 Penyisiran menggunakan 1 Unit LCR Basarnas di sekitar lokasi kejadian, yakni di curugan muara Sayang Heulang.

Baca Juga: Libur Lebaran 2022, Wisatawan di Pantai Sayang Heulang Membludak

SRU 2 Penyisiran menggunakan 1 Unit LCR Polair di pesisir Pantai Santolo dan SRU 3 Penyisiran darat di sekitar lokasi kejadian awal

Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansah menyebutkan sebelumnya Kantor SAR Bandung menerima informasi dari BPBD Garut bahwa Pada Kamis (05/05) Pukul 11.30 WIB korban bersama satu orang temannya terseret arus saat hendak menyebrang melewati Curugan Santolo dari Sayang Heulang.

"Namun kedua korban terpelesat dan terseret arus, satu korban bisa terselematkan atas nama Risa Ditya (21) warga Garut. Sedangkan satu korban lainnya atas nama Bayu Aditya (21) masih dalam pencarian tim SAR Gabungan," katanya.

Baca Juga: Percantik Kawasan Pantai Sayang Heulang, Pemkab Garut Lakukan Penanaman Pohon

Menerima informasi kantor SAR Bandung memberangakatkan satu tim rescue dari Pos SAR Tasikmalaya menuju lokasi kejadian.

Adapun unsur SAR yang terlibat antara lain Kantor SAR Bandung ( Pos SAR Tasikmalaya), BPBD Garut, Pol Air Santolo, Tagana Garut dan Balawista.


Editor : inilahkoran