Edelweiss Hospital Bentang Salapan Segera Hadir di Cianjur
Edelweiss Healthcare Group mengembangkan sayap bisnisnya. Dalam waktu dekat, Edelweiss Hospital Bentang Salapan bakal berdiri di Cianjur.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Edelweiss Healthcare Group mengembangkan sayap bisnisnya. Dalam waktu dekat, Edelweiss Hospital Bentang Salapan bakal berdiri di Cianjur.
Untuk itu, perwakilan Edelweiss Healthcare Group melakukan audiensi bersama Bupati Cianjur Herman Suherman, Jumat 20 Mei 2022. Sesaat sebelumnya, ditandatangani kesepakatan bersama dengan pihak yang memiliki otoritas di Kabupaten Cianjur.
CEO RS Edelweiss Hospital Cianjur Poundra Adhisatya Pratama mengatakan, kebutuhan tempat tidur di Kabupaten Cianjur hingga kini masih tinggi yaitu sekitar 1.350 tempat tidur atau masih di bawah standar WHO yang menyebutkan 1 bed untuk melayani 1.000 penduduk.
Baca Juga: Arif Abdi dan Pasha Ungu Dirumorkan Jadi Cawabup Bogor Dampingi Jaro Ade
"Edelweiss Healthcare Group menangkap peluang untuk menyediakan layanan kesehatan yang lengkap di Cianjur dengan membangun Edelweiss Hospital Bentang Salapan," kata Poundra.
Selain itu, semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk di Kabupaten Cianjur maka kebutuhan fasilitas kesehatan pun semakin tinggi. Pada 2023, kemungkinan total jumlah penduduk di Kabupaten Cianjur akan meningkat 1,29%, yaitu sebanyak 2.509.521 jiwa. Semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk di Kabupaten Cianjur, maka kebutuhan fasilitas kesehatan semakin tinggi.
Menurutnya, Edelweiss Hospital Bentang Salapan rencananya akan selesai pada awal 2024. Fasilitas kesehatan itu memiliki 4 lantai dengan luas bangunan 9600 m2. Cukup untuk menampung 1200 bed dengan tipe rumah sakit C, yaitu rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis terbatas, yaitu pelayanan penyakit dalam, pelayanan bedah, pelayanan kesehatan anak dan pelayanan kebidanan dan kandungan.
Baca Juga: Gary Iskak Dirawat, Ini Penyebabnya Dilarikan ke RS Sartika Asih
"Keberadaan Edelweis Hospital Bentang Salapan diharapkan dapat berkiprah membantu pemerintah untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara maksimal," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman menyampaikan beberapa rumah sakit di Cianjur masih kekurangan alkes dan tenaga medis, ini juga yang menyebabkan banyaknya warga Cianjur yang harus dirujuk ke rumah sakit besar di luar Cianjur.
“Banyak warga Cianjur yang sakit dan harus dirujuk ke luar kota. Harapannya dengan adanya Edelweiss Hospital Bentang Salapan ini bisa memenuhi kebutuhan layanan kesehatan warga Cianjur, tanpa harus dirujuk ke luar Cianjur,” ujar Herman.
Baca Juga: PPDB 2022 Ada 4 Perbedaan Kebijakan Aturan, Apa Saja?
Audiensi tersebut juga dihadiri Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cianjur KH Choirul Anam MZD. Dia menyampaikan, pembangunan rumah sakit ini sudah menjadi cita-cita PCNU Cianjur bahkan masuk ke dalam program.
“Keberadaan Edelweiss Hospital sangat dinantikan, harapannya bisa meningkatkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Cianjur,” katanya.
Sedangkan, saat Konfercab ke-18 PCNU Cianjur pada Minggu 22 Mei 2022, Ketua Tanfiziyah pengurus wilayah NU Jabar KH Juhadi Muhammad juga menyinggung terkait pembangunan Edelweiss Hospital di Cianjur.
Baca Juga: Spoiler Kiss Sixth Sense Episode 1: Yeom Kyung Seok Jadi Penyebab Hancurnya Iklan Milik Hong Ye Sool
“Ini adalah rumah sakit pertama NU yang didirikan di Jawa Barat. Mudah-mudahan nanti akan menjadi rujukan PCNU lain yang ada di Jabar untuk bisa mencontoh PCNU di Cianjur,” tutur Juhadi.
Salah satu program PWNU periode 2021-2026 adalah mendirikan rumah sakit. Menurutnya, penting bagi NU untuk memberikan layanan kesehatan bagi umat.
“Ini bagian dari waafiyatan fil jasad. Saat ini kita mendirikan rumah sakit masih bekerja sama, karena untuk membangun sendiri belum ada kemampuan, baik secara sumber daya manusia dan kelimuannya,” sebutnya. (*)
Editor : inilahkoran


