Terbentur Kuota, Hanya 870 dari 1480 Calon Jemaah Haji di Garut Berangkat Tahun 2022 Ini
Hanya 870 calon jemaah haji di Kabupaten Garut yang berangkat tahun 2022 ini. Sisanya, harus menunggu gegara terbentur kuota.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut- Calon jemaah haji di Kabupaten Garut yang laik berangkat melaksanakan ibadah haji pada 2022 ini mencapai sebanyak 1.480 orang.
Akan tetapi jumlah calon jemaah haji yang bisa diberangkatkan dari Kabupaten Garut hanya sebanyak 870 orang.
Itu sesuai kuota haji diperuntukkan bagi Kabupaten Garut. Sehingga sisanya sebanyak 610 orang belum bisa diberangkatkan pada tahun ini.
"Penentuan pemberangkatan haji ini murni berdasarkan Sistem Komputerisasi Haji (Siskohaj)," kata Kepala Kantor Kemenag Garut Cece Hidayat saat Pelepasan Calon Jemaah Haji Garut di Gedung Graha Patriot Jalan Cipanas Baru Kelurahan Pananjung Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa 31 Mei 2022.
Baca Juga: Hoon U KISS dan Hwang Ji Seon Eks Girl's Day Menikah
Cece menyebutkan, hingga 31 Mei 2022, jumlah calon jemaah haji terdaftar di Kabupaten Garut mencapai sebanyak 31.926 orang.
Terdapat sebanyak 1.915 calon jemaah haji di antaranya gagal berangkat pada 2020.
Ditambahkan, terdapat pula sebanyak 435 calon jemaah haji gagal diberangkatkan pada tahun ini karena terbentur usia. Calon jemaah haji boleh berangkat yakni yang berusia 65 tahun dan 18 tahun ke atas per 4 Juli tahun ini.
Baca Juga: Keluarga Cerita Detik-detik Warga Swiss Selamatkan Adik Eril di Sungai Aare
Pelepasan calon jemaah haji tahun 2022 secara simbolis dilakukan Bupati Garut Rudy Gunawan.
Dia mengatakan, saat ini, Kabupaten Garut hanya memberangkatkan dua kloter calon jamaah haji ke tanah suci.
Pemkab Garut menetapkan Dandim 0611/Garut Letkol Czi Deni Iskandar selaku amirul haj pada pemberangkatan jamaah haji di Garut kali ini.
Baca Juga: Relawan Sandiaga Untuk Presiden Terus Bergerak
"Kita sudah siap. Jadi, pemberangkatan dilaksanakan di GOR (Ciateul). Itu sudah dilaksanakan koordinasi. Boleh ada penjemput sebanyak-banyaknya. Tidak dibatasi. Kita hanya dua kloter, berarti 30 bis lah. 40 bis dengan cadangan. Cuma dibiayai oleh Pemda berangkatnya," ujar Rudy.***(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


