Soal Banjir dan Longsor 14 Kecamatan di Garut, BPBD Masih Bungkam Terkait Data Terkini
BPBD Kabupaten Garut masih belum memberikan data-data teranyar terkait kerusakan dan korban bencana di 14 Kecamatan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Hingga saat ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut masih bungkam mengenai total jumlah korban maupun kerusakan akibat bencana banjir dan longsor di 14 kecamatan, Jumat 15 Juli 2022.
Alasannya, BPBD Kabupaten Garut masih melakukan verifikasi data-data terkait bencana banjir dan longsor di 14 Kecamatan itu.
"Masih diverifikasi," kata Kepala Pelaksana BPBD Garut saat ditanya mengenai bencana banjir dan longsor di 14 Kecamtan tersebut, Minggu 17 Juli 2022 petang.
Baca Juga: Jalan Amblas, Sejumlah Rumah Terendam, Banjir di Toblong Kecamatan Cipeundeuy Garut
Sejauh ini, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Garut, pihak BPBD Garut baru merilis jumlah kecamatan, desa, dan kelurahan terdampak banjir dan longsor tersebut.
Hingga 17 Juli 2022, tercatat ada sebanyak 71 desa/kelurahan terdampak banjir, 34 desa/kelurahan terdampak tanah longsor, serta 18 desa/kelurahan terdampak banjir dan tanah longsor.
Desa-desa tersebut tersebar di 14 kecamatan.
Selengkapnya desa/kelurahan terdampak banjir dan longsor itu, yakni di Kecamatan Garut Kota sebanyak 11 kelurahan (Kelurahan Paminggir, Kota Kulon, Cimuncang, Ciwalen, Sukanegla, Kota Wetan, Margawati, Pakuwon, Regol, Muarasanding, dan Kelurahan Sukamentri).
Di Kecamatan Tarogong Kidul 10 desa/kelurahan (Kelurahan Sukakarya, Desa Kersamenak, Desa Mekargalih, Desa Cibunar, Desa Haurpanggung, Kelurahan Sukajaya, Kelurahan Jayawaras, Desa Sukabakti, Kelurahan Pataruman, dan Desa Jayaraga).
Baca Juga: Ternyata, Kim Woo Bin Sempat Bingung Baca Naskah Film Alienoid
Di Kecamatan Tarogong Kaler satu desa (Desa Mekarwangi).
Di Kecamatan Karangpawitan 6 desa (Desa Suci, Desa Suci Kaler, Desa Cimurah, Desa Situjaya,
Desa Lengkongjaya, dan Desa Sindanglaya),
Kecamatan Banyuresmi satu desa (Desa Sukaratu).
Kecamatan Cilawu 13 desa (Desa Ngamplangsari, Desa Pasanggrahan, Desa Cilawu, Desa Dayeuhmanggung, Desa Dangiang, Desa Mangkurakyat, Desa Sukamukti, Desa Mekarmukti, Desa Ngamplang, Desa Sukamaju, dan Desa Sukamurni).
Di Kecamatan Samarang 11 desa (Desa Cintarasa, Desa Sukalaksana, Desa Sirnasari, Desa Cintaasih, Desa Samarang, Desa Cintakarya, Desa Cisarua, Desa Cintarakyat, Desa Sukarasa, Desa Cintakarya, dan Desa Sukalaksana).
Baca Juga: Resmi! Netflix Umumkan Pemeran Utama Live Action 'Yu Yu Hakusho'
Di Kecamatan Cibatu dua desa (Desa Mekarsari dan Desa Sindangsuka),
Kecamatan Pasirwangi tujuh desa (Desa Padamukti, Desa Pasirwangi, Desa Karyamekar, Desa Padasuka, Desa Padaasih, Desa Padaawas, dan Desa Barusari).
Di Kecamatan Bayongbong 12 desa (Desa Panembong, Desa Mulyasari, Desa Pamalayan, Desa Ciburuy, Desa Karyajaya, Desa Sukasenang, Desa Mekarjaya, Desa Mekarsari, Desa Sirnagalih, Desa Ciela, Desa Salakuray, dan Desa Bayongbong),
Di Kecamatan Cigedug dua desa (Desa Cigedug dan Desa Barusuda),
Di Kecamatan Cikajang tiga desa (Desa Cibodas, Desa Mekarsari, dan Desa Mekarjaya).
Di Kecamatan Singajaya empat desa (Desa Sukamulya, Desa Singajaya, Desa Karangagung, dan Desa Ciudian).
Baca Juga: Pasca Bencana Longsor, BPBD KBB Lakukan Assesment di Sejumlah Titik
Di Kecamatan Banjarwangi lima desa (Desa Wangunjaya, Desa Banjarwangi, Desa Padahurip, Desa Jayabakti, dan Desa Kadongdong).***(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


