Renggut 17 Nyawa, Tol Cipali Dinilai Masih Rawan Laka Lantas

Polda Jabar merilis angka kecelakaan lalu lintas sepanjang 2019 ini. Hasilnya, Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) masih menjadi perhatian karena dinilai rawan kecelakaan.

Renggut 17 Nyawa, Tol Cipali Dinilai Masih Rawan Laka Lantas
Foto: Ridwan Abdul Malik

INILAH, Bandung - Polda Jabar merilis angka kecelakaan lalu lintas sepanjang 2019 ini. Hasilnya, Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) masih menjadi perhatian karena dinilai rawan kecelakaan.

Tercatat, sepanjang 2019 terdapat kejadian dua kecelakaan di tol Cipali yang menyita perhatian dengan total 17 korban jiwa.

"Kejadian menonjol laka lantas, 28 Januari 2019, Korban meninggal dunia 7, TKP Tol Cipularang km 70.480 (Purwakarta), 3 Maret korban meninggal dunia 5, TKP Tol Cipali km 78.300, 17 Juni, korban meninggal dunia 12, TKP Tol Cipali km 15.900 jalur Majalengka," ucap Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi dalam konferensi pers akhir tahun di Mapolda Jabar, Senin (30/12/2019).

Untuk itu, Rudy mengaku pihaknya terus mengupayakan yang terbaik dalam meminimalisir angka kecelakaan di Jawa Barat. Diantaranya, memberikan masukan kepada pengelola agar segera dibuat pembatas jalan permanen.

"Memang nomor satu yang kita lakukan kita memberikan besaran kepada pengelola jalan karena kebetulan itu dikelola oleh swasta," ungkap Rudy.

Selain itu, Rudy menambahkan, pihaknya juga telah mengarahkan para personel yang bertugas mengingatjam para pengguna tol agar berhati-hati terkait kondisi ketidakadaan pembatas jalan permanen.

Selain kecelakaan di Cipali kecelakaan lalu lintas menonjol lainnya terjadi pada 29 Juni, sebuah kendaraan roda empat yang tertabrak kereta di Desa Jayamulia blok padanglasem km 143+1 Indramayu, dengan 7 korban meninggal dunia. (Ridwan Abdul Malik)


Editor : Doni Ramdhani