Ridwan Kamil Bantu Desain RSUD Karangnunggal dengan Konsep Ramah Lingkungan

Gubernur Jabar Ridwan Kamil bakal membantu membuatkan desain RSUD Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dengan konsep ramah lingkungan.

Ridwan Kamil Bantu Desain RSUD Karangnunggal dengan Konsep Ramah Lingkungan
Rencananya, Ridwan Kamil akan mengedepankan desain RSUD Karangnunggal dengan konsep ramah lingkungan itu sempat diminta Wakil Bupati Tasikmalaya. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jabar Ridwan Kamil bakal membantu membuatkan desain RSUD Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya dengan konsep ramah lingkungan.

Rencananya, Ridwan Kamil akan mengedepankan desain RSUD Karangnunggal dengan konsep ramah lingkungan itu sempat diminta Wakil Bupati Tasikmalaya.

"Saya akan bantu untuk desain (RSUD Karangnunggal), pulang dari sini akan kita rapatkan," ujar Ridwan Kamil.

Selain membuatkan desain, Ridwan Kamil juga memberi saran terkait pembiayaan proyek RSUD Karangnunggal tersebut. Di mana pembiayaan dilakukan melalui skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Saya akan bantu, yang paling memungkinkan skemanya adalah KPBU yang mana swasta akan dilibatkan," katanya.

Berkaca dari Pandemi Covid-19, Ridwan Kamil menyadari bahwa Jabar membutuhkan banyak rumah sakit baru dibangun di berbagai daerah. Karena itu, dengan dibangunnya RSUD Karangnunggal dia berharap pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah selatan Tasikmalaya bisa lebih maksimal.

"Kita sadari pasca-COVID-19 kita kekurangan banyak rumah sakit. Ke depan Karangnunggal akan jadi wilayah maju dengan bertambahnya fasilitas kesehatan," kata Ridwan Kamil.

Sementara itu, Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menuturkan, RSUD Karangnunggal akan dibangun di atas lahan seluas 4 hektare. Adapun biaya pembangunannya sebesar Rp250 miliar.

"4 hektare lebih, hitungannya kurang lebih kami membutuhkan Rp250 miliar," kata Cecep.

Dia menuturkan, Kabupaten Tasikmalaya yang berpenduduk 1,5 juta jiwa membutuhkan setidaknya lima RSUD. Sedangkan saat ini baru ada satu RSUD di Singaparna. Hal ini membuat masyarakat di wilayah selatan Tasikmalaya harus menempuh jarak 75 kilometer dengan waktu tempuh 3,5 jam untuk menjangkau fasilitas kesehatan ke Singaparna.

"Harusnya Kabupaten Tasikmalaya punya lima RSUD sekarang baru satu. Kasihan warga harus menempuh 3,5 jam ke RSUD Singaparna," ujarnya.*** (rianto nurdiansyah)


Editor : Doni Ramdhani