NU Gelar Muktamar, Ini 9 Destinasi Ziarah Makam Ulama di Lampung
sembilan destinasi ziarah ulama Lampung yang bisa didatangi peserta muktamar. peserta muktamar NU bisa melakukan ziarah ke beberapa makam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung,- Organisasi Kemsyarakatan (Ormas) Islam Nahdlatul Ulama (NU) akan menggelar muktamar ke-34 pada Rabu, 22 Desember sampai Kamis, 23 Desember 2021 di Provinsi Lampung.
Terkenal dengan motto “Sai Bumi Ruwa Jurai” daerah lampung juga terkenal memiliki ulama-ulama kharismatik.
Seperti KH Ahmad Hanafiah yang merupakan ulama pejuang kemerdekaan yang berasal dari lampung. Selain dia, ada pula kyai muda yang berasal dari lampung yang saat ini begitu akrab ditelinga yaitu Gus Miftah.
Baca Juga: Punya Rumah Besar Jangan Harap Dapat Bansos Tahun 2022, Kemensos Pakai Teknologi Citra Satelit
Namun, selain itu masih banyak ulama-ulama lain yang kini tengah meninggal dunia yang makamnya berada di Lampung.
Para peserta muktamar NU pun selain menghadiri kegiatan muktamar, bisa melakukan ziarah ke beberapa makam ulama yang berada di Lampung.
Dikutip Inilah Koran dari nu.or.id, ada sembilan destinasi ziarah ulama Lampung yang bisa didatangi peserta muktamar.
Baca Juga: Pengumuman! Kasus Omicron Meningkat Signifikan, Pemerintah Ambil Langkah Ini
- KH Muhammad Busthomil Karim
Dikenal dengan sebutan Mbah Busthom, makam ulama kharismatik ini terletak di komplek Pesantren Roudlotus Sholihin Purwosari, Kecamatan padang Ratu, Lampung Tengah.
Dia merupakan salah satu ulama penyebar agama Islam dan merupakan seorang mursyid thariqah kelahiran Kebumen Jawa Tengah pada tahun 1890.
Baca Juga: Foto: Sidang Lanjutan Terdakwa Herry Wirawan dalam Kasus Pemerkosaan 13 Santriwati di PN Bandung
- KH Ahmad Shodiq
Makam KH Ahmad Shodiq berada di komplek pemakaman Pondok Pesantren Darussalamah Brajadewa, Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.
Ulama yang kerap dipanggil Mbah Shodiq merupakan Mursyid Thariqah Qadiriyah wa Naqsabandiyah yang terkenal memiliki kedekatan khusus dengan Almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
- KH Khusnan Musthofa Ghufron
Destinasi ziarah makam selanjutnya adalah makam KH Khusnan Musthofa Ghufron yang terletak di Komplek Pondok Pesantren Darul A’mal Kota Metro.
Baca Juga: Herry Wirawan Jalani Persidangan Tertutup, 2 Saksi Dihadirkan
Kiai Khusnan merupakan seorang kiai yang sangat tegas dalam memegang prinsip hidup dan berdakwah. Ketegasannya itu membuat Kyai Khusnan dijuluki “Singa Putih Penjaga Rimba Ulama” selain beliau juga sering mengenakan pakaian putih semasa hidupnya.
- Habib Abu Abdillah bin Alwi Assegaf
Selanjutnya, salah satu makam yang harus anda ziarahi adalah makam Habib Abu Abdillah bin Alwi Assegaf yang berada di komplek Pondok Pesantren Darul Maarif Banjar Negeri Kecamatan Natar, Lampung Selatan.
Beliau merupakan ulama penyebar agama Islam dan juga seorang mursyid thariqah.
Baca Juga: Cari Lowongan Kerja di Luar Negeri? Calon Pekerja Migran Asal Jabar Bisa Akses JMSC
- Raden Intan II
Makam ulama yang bisa menjadi destinasi ziarah adalah makam Raden Intan II yang merupakan keturunan Raden Fatahillah ini berada di Desa Gedung Harta atau Benteng Cempaka Lampung Selatan.
Sosok ulama ini terkenal dengan kegigihannya menentang penjajahan Belanda. Perjuangannya masih bisa terlihat dari bekas peninggalannya di Gunung Rajabasa berupa benteng dan kubu pertahanan perang.
- Kyai Tubagus Yahya
Selanjutnya adalah makam Kyai Tubagus Yahya yang berada di jalan Banten, Kuripan, Teluk Betung Barat, Kota Bandarlampung.
Baca Juga: Netizen Jodohkan Thariq Dengan Adik Ipar Vanessa Angel, Akun Istagram Chandrika Chika Banjir Hujatan
- KH Ghalib
Selanjutnya makam KH Ghalib terletak di Pemakam Kuncup Pringsewu Barat, Kabupaten Pringsewu.
Uoama kharismatik Pringsewu ini merupakan murid dari pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari. KH Ghalib lahir di Mojosantren, Krian, Jawa Timur pada 1899 dan hijrah ke Lampung pada 1927.
- KH Raden Rahmat Djoyo Ulomo
Makam KH Raden Rahmat Djoyo Ulomo berada di komplek Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa Lampung Timur.
Baca Juga: Daniel Mutaqien Syafiuddin Melaju Jadi Calon Tunggal Musprov IMI Jabar
Ulama kharismatik yang akrab dipanggil Mbah Djoyo Ulomo yang wafat pada usia 114 tahun ini merupakan tokoh dunia pesantren dan seorang mursyid thariqah.
Mbah Djoyo Ulomo tercatat pernah menimba ilmu diberbagai pondok pesantren di Jawa Timur, seperti di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Pesantren Kedung Lo, Pesantren Bandar Kidul dan di tempat Kiai Fattah Tulung Agung Jawa Timur.
- KH Ahmad Abrori Akwan
Makam ulama yang akrab dipanggil Buya Abrori berada di kompleks Pondok Pesantren Al-Hidayat Gerning, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.
Di lingkungan NU Lampung, KH Ahmad Abrori Akwan terkenal dengan ketegasannya ini bukanlah nama yang asing. Beliau sangat aktif berjuang di NU dan dikenal sebagai orator ulung atau “Macan Podium”.***
Editor : inilahkoran


