Hukum Ramadhan, Ghibah Saat Puasa Membatalkan? Buya Yahya: Awas Pahala Hilang

Buya Yahya menjelaskan hukum ramadhan soal ghibah yang dilakukan saat berpuasa. Apakah membatalkan atau tidak?

Hukum Ramadhan, Ghibah Saat Puasa Membatalkan? Buya Yahya: Awas Pahala Hilang
Buya Yahya menjelaskan Hukum Ramadhan soal ghibah

INILAHKORAN, Bandung- Membicarakan keburukan orang lain dibelakang atau ghibah sangat dibenci Allah.

Termasuk saat puasa Ramadhan, jika kita berghibah di siang hari itu hukumnya tidak membatalkan tapi mengurangi pahala puasa.

Buya Yahya dalam Youtube Al-Bahjah TV menjelaskan bahwa ghibah tidak termasuk ke dalam hal yang membatalkan puasa, tapi ghibah tetap menambah dosa.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa 2 Ramadhan 1443 H, Senin 4 April 2022 Wilayah Bandung

“Paling antum ghibah nambah dosa dan puasanya gak berkah, pahalanya juga hilang” jelas Buya Yahya.

Banyak orang yang salah memahami tentang mengerjakan amalan baik itu juga harus diselaraskan dengan perilaku sehari-hari.

Contohnya kita puasa, sholat, bahkan mengaji untuk Allah SWT. Tapi di lain waktu kita malah ghibah membongkar aib teman sendiri.

Baca Juga: Amalan Ramadhan, Berikut Cara Menulis Target Khatam Al-Quran, Ustadzah Oki Setiana Dewi: Meningkatkan Taqwa

“Semua pahala amalan ibadahnya jadi hilang,” lanjutnya.

Jangankan saat bulan Ramadhan, saat bulan biasa pun Allah sangat membenci ghibah dan berjanji akan membalasnya di dunia dengan dibukakan pula aibnya.

Jadi hukum ghibah saat puasa Ramadhan tidak membatalkan puasa, tapi bisa mengurangi pahala puasa dan hilang keberkahan.

Puasa adalah menahan diri makan, minum dan hawa nafsu. Ghibah termasuk kepada hawa nafsu negatif yang mengakibatkan dosa.***(Lia Kamilah)


Editor : inilahkoran