Hati-hati! Ini Penyebab Hilangnya Pahala Puasa Syawal, Buya Yahya: Allah Larang
Ada juga puasa secara batin yaitu menahan hawa nafsu. Kedua rukun puasa tersebut harus dijalankan secara bersamaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Rukun puasa sunnah 6 hari pada bulan Syawal sudah jelas secara dzohir adalah menahan lapar dan haus.
Ada juga puasa secara batin yaitu menahan hawa nafsu. Kedua rukun puasa tersebut harus dijalankan secara bersamaan.
Namun ada hal yang menyebabkan hilangnya pahala puasa Syawal yang dijelaskan Buya Yahya dalam Youtube Al-Bahjah TV.
Baca Juga: Fokus Sebagai Anggota Dewan dan Doakan Ade Yasin, Ini Jawaban Asep Wahyuwijaya Soal Jadi Cabup Bogor
“Yaitu berbuat maksiat, sesuatu yang Allah SWT larang dan tidak sukai,” jelas Buya Yahya.
Seharusnya umat Islam menyadari bahwa puasa itu bisa menjadi pencegah dari perbuatan dosa dan neraka.
Jika puasa masih belum bisa menjadi penghalang berbuat dosa, berarti ada yang salah dengan puasanya.
Baca Juga: Gegara Hal Ini, Tujuh Kendaraan Bermotor Hangus Terbakar di SPBU Sindangkerta
“Perilaku yang buruk menghilangkan pahala puasa kita, tetap sah tapi tidak ada kebaikan,” lanjutnya.
Kita berpuasa tapi tetap menggunjing, meluapkan amarah dengan berkata-kata kasar, bermusuhan, atau hal buruk lainnya.
Rasululla SAW mengatakan bahwa walaupun kita dihina dan dicaci maki oleh banyak orang, tidak ada satu pembenaran kita membalas perbuatan mereka saat puasa dengan hal buruk.
Baca Juga: Lirik Laguâ Puisi Pagi – MarcoMarche
Hendaknya kita menyadari bahwa sebab hilangnya pahal puasa Syawal didasarkan pada perilaku yang datang dari diri sendiri terhadap Allah dan makhlukNya.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


