4 Tips Wujudkan Mimpi Ala Ustadz Hanan Attaki, Pasti Berkah!
Ustadz Hanan Attaki memberikan 4 tips mewujudkan mimpi melalui Youtube Shift Media berikut ini! simak dan perhatikan tips ini
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Dalam menjalani kehidupan, Allah memerintahkan kita untuk mempunyai mimpi dan berikhtiar mewujudkannya.
Tapi karena sering mendapat ujian, sering kali kita lalai terhadap mimpi tersebut dan berputus asa.
Ustadz Hanan Attaki memberikan 4 tips mewujudkan mimpi melalui Youtube Shift Media berikut ini!
Baca Juga: Heboh UAS Dideportasi dari Singapura, Yusril Minta Pemerintah Singapura Beri Penjelasan
- Istikhoroh
Atau beristikhoroh kepada Allah. Konteksnya bukan hanya sholat 2 rokaat saja tapi lebih berserah atas segala ikhtiar yang telah dilakukan.
“Berdiskusi juga dengan Allah dan meminta jawaban terbaik atas doa mimpi kita,” jelas Ustadz Hanan Attaki.
- Istisyaroh
Hingga Allah menjawab doa kita melalui istisyaroh atau meminta mendapat orang-orang yang lebih paham.
Baca Juga: 2 Tugas Pokok Seorang Istri, Ustadz Adi Hidayat: Jaminannya Surga
Allah gerakkan hati kita untuk bertanya kepada yang lebih paham, hingga Allah juga titipkan jawabanNya terhadap mereka supaya kita yakin.
“Bisa jadi ulama, ustadz, orang tua atau yang lebih bijak dari pemikiran kita, pasti berkah” lanjutnya.
- Istifta
Meminta fatwa atau pembenaran kepada ulama atau ustadz terkait hukum syariat Islam terhadap mimpi-mimpi kita.
Baca Juga: Innalillahi, Pedagang Mie Ayam di Tangerang Tewas Tersambar Petir Saat Berjualan
“Halal atau haram, haq atau bathil, itu kita harus mintai pendapat ulama,” lanjutnya lagi.
Menentukan pilihan yang halal supaya Allah juga meridhoi kita.
- Istiqomah
Membangun komitmen pada diri sendiri artinya tetap on the track dalam tujuan mimpi kita apapun yang terjadi.
Baca Juga: Kembali Disinggung Partai Politik, Ridwan Kamil:Pengen Tahu Banget atau Pengen Tahu Saja?
Jangan keluar dari jalur fii sabilillah.
Itu dia 4 tips mewujudkan mimpi yang diajarkan dalam Islam supaya tetap menjadi nilai ibadah, tidak hanya karena tujuan duniawi semata.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


