6 Adab dalam Bertamu Saat Bulan Syawal, Ustadz Syafiq Riza Basalamah: Mengutamakan Tata Krama
Amalan bulan Syawal dikenal dengan keutamaan bersilaturahminya yang biasa dilakukan umat muslim. Ustadz Syafiq Riza Basalamah bilang begini
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Amalan bulan Syawal dikenal dengan keutamaan bersilaturahminya yang biasa dilakukan umat muslim.
Mengunjungi keluarga, kerabat, bahkan teman yang dan saling bermaafan pada hari raya Idul Fitri.
Namun ternyata dalam mengunjungi atau bertamu ke rumah orang lain, ada 6 adab yang harus diperhatikan.
Baca Juga: Pandas Dijuluki Makhluk Terkuat di Dunia One Piece, Ternyata Ini Sejarah Hidup Kaido
Berikut penjelasan Ustadz Syafiq Riza Basalamah dalam Youtube Kajian Sunnah, gunakan tata krama.
- Meminta izin masuk disamping pintu
“Jangan berdiri di depan pintu, karena takut ada hal yang tidak seharusnya kita lihat,” jelas Ustadz Syafiq Riza Basalamah.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Besok, Bandung Bakal Deklarasikan Diri Jadi Kota Angklung
Contohnya seperti keadaan rumah yang berantakan atau seorang istri dan perempuan lainnya yang bukan muhrim belum menggunakan hijabnya.
- Jangan mengetuk jendela
Saat bertamu, dilarang mengetuk jendela dan mengintip kondisi orang didalam rumah tersebut.
Baca Juga: Uji Coba Flyover Kopo, Yana Minta Rambu-Rambu Harus Memadai
“Termasuk tidak sopan, izin itu dibuat karena masalah pandangan,” tambahnya.
- Mengetuk dengan pelan
Mengetuk pintu tamu dengan pelan dan cukup dengan 3 kali ketukan. Dalam Islam sangat diutamakan kelemah lembutan saat bertamu.
Baca Juga: Lirik Laguâ Dan Bandung – The Panasdalam Bank
- Jawab nama ketika ditanya
Kebanyakan tamu langsung menjawab “saya” ketika ditanya “siapa” oleh pemilik rumah. Pasti langsung membingungkan.
“Maka jawab jelas dengan nama, jangan hanya kata “saya”,tambahnya lagi.
Baca Juga: Soal Komposisi Persib Musim 2022/2023, Robert Alberts Pede Pisan
- Bertamu di waktu yang tepat
Hindari waktu sedang istirahat atau mungkin bekerja. Adab bertamu yang satu ini harus paling diperhatikan kata Ustadz Syafiq Riza Basalamah.
Karena kebanyakan orang saat bertamu di waktu yang salah, malah menimbulkan kesan buruk terhadap tuan rumah.
Baca Juga: Resmi Dibuka, Kopassus Indoor Skydiving Championship 2022 Diikuti Ratusan Peserta
- Durasi cukup
Bertamu yang paling utama saat Idul Fitri adalah menyambung tali silaturahmi. Amalan bulan Syawal satu ini sebenarnya tidak memerlukan waktu yang lama.
Kecuali tuan rumah meminta untuk berlama-lama. Karena jika tidak, akan hadir godaan dari setan melalui obrolan menjadi ghibah.
Baca Juga: Lirik Laguâ Berdiri Teman – Close Head
Itu dia 6 adab bertamu ketika Idul Fitri sebagai bentuk amalan bulan Syawal yang utama. Terapkan adab tersebut supaya sesuai dengan esensi silaturahminya.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


