Sumber Pengaruh Sifat Buruk dalam Al-Quran, Ustadz Adi Hidayat: Godaan Paling Besar
sifat buruk dipengaruhi oleh satu sumber fahsya atau hawa nafsu yang dikendalikan setan dan tidak berusaha untuk menolak dan mencegahnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Setan melalui godaannya mempengaruhi manusia untuk berbuat sifat dan sikap yang buruk.
Hal tersebut menyebabkan dilakukannya perilaku buruk yang berbuah maksiat, padahal itu dibenci oleh Allah SWT.
Dalam Al-Quran, sifat buruk dipengaruhi oleh satu sumber, kata Ustadz Adi Hidayat dalam akun Tiktok @ceramahpendek.
Baca Juga: Jadwal SIM Keliling Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sabtu 21 Mei 2022
Yaitu fahsya atau hawa nafsu yang dikendalikan setan dan tidak berusaha untuk menolak dan mencegahnya.
Salah satunya melalui kemunafikan orang yang rajin sholat namun juga rajin berprilaku buruk dalam kesehariannya.
“Tidak ada orang sholat yang berprilaku buruk, mustahil,” jelas Ustadz Adi Hidayat.
Baca Juga: Info Lengkap PPDB Tahun 2022 di Jawa Barat: Tanggal, Jalur, dan Cara Daftar
Godaan paling besar datangnya langsung dari diri sendiri melalui hawa nafsu. Semakin besar hawa nafsunya, maka semakin sulit juga ia berubah menjadi lebih baik.
Pasti ada yang salah dalam sholatnya jika terus berbuat maksiat. Karena menurutnya sholat itu bisa mencegah dari sifat buruk, atau yang munkar.
“Hawa nafsu mengubah seseorang menjadi munafik,” lanjutnya.
Baca Juga: Adab Suami Kepada Mantan Istri, Ustadz Syafiq Riza Basalamah: Tidak Ada Mantan Orang Tua
Sumber sifat buruk didasari pada perilaku tidak berimannya seorang muslim terhadap segala sesuatu yang Allah berikan dan tetapkan.
Maka menurutnya mudah mengetahui kadar keimanan pada diri seorang muslim. Lihat perilakunya saja.***(Lia Kamilah)
Editor : inilahkoran


