Ronald Tannur Divonis Bebas PN Surabaya, Deddy Corbuzier: Hakim-hakim Berengsek

Reaksi terhadap vonis bebas yang diterima oleh Ronald Tannur memunculkan respons dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, pakar hukum pidana, anggota DPR, dan figur publik seperti Deddy Corbuzier.

Ronald Tannur Divonis Bebas PN Surabaya, Deddy Corbuzier: Hakim-hakim Berengsek

INILAHKORAN, Bandung - Reaksi terhadap vonis bebas yang diterima oleh Ronald Tannur memunculkan respons dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, pakar hukum pidana, anggota DPR, dan figur publik seperti Deddy Corbuzier.

Dari saluran YouTube pribadinya, Deddy Corbuzier bahkan meminta klarifikasi lebih lanjut dari keluarga korban, Dini Sera, kuasa hukumnya, serta anggota DPR Rieke Diah Pitaloka. 

Deddy Corbuzier meyakini bahwa keadilan bagi korban, Dini Sera Afrianti, harus menjadi perhatian utama semua pihak, karena menurutnya ada indikasi adanya manipulasi dalam proses hukum kasus tersebut.

Dimas Yemahura, kuasa hukum keluarga Dini, menyatakan bahwa mereka akan terus berjuang untuk memperoleh keadilan bagi kliennya. 

Menurut Dimas, mereka melihat adanya dugaan manipulasi dalam persidangan, di mana hakim dikritik karena mengesampingkan bukti-bukti seperti hasil visum dan rekaman CCTV yang diperoleh pihak keluarga, termasuk foto tubuh Dini Sera yang terlihat bekas ban mobil.

"Jadi, kami memang tidak terlalu masuk dalam persidangan, karena menyerahkan ke jaksa. Namun, kami melihat memang benar hakim selama persidangan tidak membela korban," kata Dimas.

Mendengar penjelasan tersebut, Deddy Corbuzier semakin curiga terhadap putusan bebas yang diterima oleh Ronald Tannur

Selain itu, Deddy juga mengutip pernyataan Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni yang menyebut perilaku hakim dalam persidangan tersebut dengan perkataan berengsek.

"hakim-hakim berengsek adalah ketuanya Pak Erintuah Damanik, anggotanya Heru Hanindio, dan Mangapul. Kata Komisi III Ahmad Sahroni," ujar Deddy Corbuzier.

Deddy menekankan bahwa jika hukum tidak mengedepankan kebenaran, masyarakat harus bersiap untuk bertindak. 

Dia mengingatkan bahwa jika hakim-hakim tersebut terus berperilaku tidak adil, masyarakat akan merespons dengan caranya sendiri terhadap hukum yang dijalankan.

"Kalau putusan bebas ini, saya rasa tolol, ya. Jadi, jangan salahkan nanti ada hukum dari masyarakat kalau hakim-hakim begitu," tandasnya.


Editor : Firda Rachmawati