Rudy Gunawan : Stop Saling Menyalahkan
Bupati Garut Rudy Gunawan meminta semua pihak berhenti saling menyalahkan dengan banyaknya bencana alam terutama hydrometeorologi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut – Bupati Garut Rudy Gunawan berharap semua pihak tidak saling menyalahkan jika terjadi bencana alam, khususnya berkaitan dengan bencana hydrometeorologi yang menjadi ancaman terbesar di Kabupaten Garut.
Hal itu dikatakan Rudy Gunawan saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Nasional Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Garut Tahun 2021 Lesson Learned bertemakan Launching Forum Perguruan Tinggi Untuk Pengurangan Risiko Bencana (FPT PRB) di Aula Universitas Garut, Rabu (12/1).
Karenanya, Rudy Gunawan mengapresiasi Universitas Garut yang membentuk Forum Perguruan Tinggi untuk pengurangan risiko bencana yang dapat membantu pemerintah daerah dalam pengurangan risiko bencana di Kabupaten Garut. Pembentukan Forum tersebut dinilainya sebagai suatu langkah sangat strategis.
Baca Juga: Kantongi Sertifikasi Prima 3, Produk Petani Asal Garut Dijamin Berkualitas
Melalui seminar itu pula, dirinya berharap pemerintah daerah bisa berkolaborasi dengan perguruan tinggi untuk dapat menentukan mitigasi bencana yang ideal di Kabupaten Garut, sesuai kajian dan ilmu pengetahuan.
"Nah, kita berharap dengan adanya ini, ada mitigasi yang pas. Tidak saling menyalahkan. Karena kalau saling menyalahkan semua terlibat, hujan juga terlibat. Tapi kalau hujan, siapa yang mau hujan ?" kata Rudy.
Dia pun berharap jika terjadi kebencanaan di Garut maka sebaiknya dilakukkan diskusi saja membahas rekomendasi yang harus dijalankan untuk mengatasinya.
"Diskusi kecil, diskusi besar. Dan diskusi kecil ini kira-kira mau bagaimana ? Ada rekomendasi. Kalau yang rekomendasinya orang pinter, secara teknokratik ilmu pengetahuan," ujarnya.
Sebelumnya, Rudy menegaskan bencana hydrometeorologi menjadi ancaman terbesar bagi Kabupaten Garut. Seperti halnya beberapa bencana terjadi pada akhir 2021, terutama bencana banjir bandang di Kecamatan Karangtengah dan Kecamatan Sukawening.
\"Hidrometeorologi di Garut kan menjadi ancaman terbesar karena hujan, kelembaban, angin puting beliung, pergeseran tanah, ya, dan sebagainyalah. Nah, terutama yang menyangkut hujan awalnya itu," katanya. *** (Zainul Mukhtar)
Editor : inilahkoran


