Sambangi Kaum Difabel Cikalongwetan, Paslin EDUN Soroti Soal Kesetaraan Hak Hidup Warga Berkebutuhan Khusus

Keberadaan kaum difabel kerap kali dipandang sebelah mata dan menjadi minoritas di tengah hiruk pikuk masyarakat. Padahal, dibalik segala keterbatasan, mereka memiliki prestasi dan potensi, serta berkontribusi besar dalam memajukan daerah, khususnya Kabupaten Bandung Barat.

Sambangi Kaum Difabel Cikalongwetan, Paslin EDUN Soroti Soal Kesetaraan Hak Hidup Warga Berkebutuhan Khusus

INILAHKORAN, Ngamprah - Keberadaan kaum difabel kerap kali dipandang sebelah mata dan menjadi minoritas di tengah hiruk pikuk masyarakat. Padahal, dibalik segala keterbatasan, mereka memiliki prestasi dan potensi, serta berkontribusi besar dalam memajukan daerah, khususnya Kabupaten Bandung Barat.

Melihat kondisi itu, Calon Wakil Bupati Bandung Barat nomor urut 4, Unjang Asari langsung bergerak untuk menyerap aspirasi dari kaum difabel. Seperti halnya yang dilakukannya di Kampung Babakan Mekar RT03/10, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB) .

Kedatangan santri sekaligus aktivis ini seolah menjadi oase di tengah minimnya perhatian pemerintah terhadap kaum disabilitas di wilayah tersebut.

Memiliki pandangan berbeda, pria yang akrab disapa Kang Unjang itu justru mendorong kaum disabilitas untuk bisa bersaing meraih prestasi dan kesejahteraan melalui visi Raharja Wibawa.

Pada kesempatan tersebut, Kang Unjang menyebut, pasangan EDUN memiliki 10 program yang mewadahi semua kebutuhan warga Bandung Barat, termasuk penyandang disabilitas.

"Pasangan EDUN memiliki program inklusifitas pemberdayaan sumber daya manusia (SDM)," kata Kang Unjang, Minggu 10 November 2024.

Dijelaskan Kang Unjang, dalam program inklusifitas pemberdayaan SDM ini Paslon Edun bakal mengoptimalisasi pelayanan yang ramah baik untuk para ibu, anak, lansia dan disabilitas.

"Peningkatan kualitas hidup layak atlet berpretasi dan pemberdayaan disabilitas dan lansia," jelasnya.

Kang Unjang menegaskan, pasangan EDUN bakal memberikan perhatian khusus bagi kaum ibu dan anak, khususnya penyandang disabilitas. 

Pasalnya, tidak cukup hanya bantuan yang diberikan setiap bulan, namun harus pula diperhatikan pelayanan percepatan kesehatannya.

"Kemudian dari sisi pendidikan, keberlangsungan masa hidupnya karena kaum disabilitas atau komunitas disabilitas memiliki hak yang setara dengan warga Bandung Barat lain pada umumnya," tegas Kang Unjang.

Kang unjang menyebut, anak-anak berusia 4-5 tahun yang berkebutuhan khusus bakal diprioritaskan untuk mendapatkan pendidikan dan layanan kesehatan yang layak.

"Mereka juga bisa meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan layak dan ketika mereka menginjak usia dewasa punya prestasi dan kreasi harus dikembangkan," sebutnya.

"Di sini pemerintah harus hadir, mendampingi, mengayomi dan mendorong potensi anak-anak atau bapak-bapak disabilitas agar prestasi dan kreasinya bisa terus berkembang," sambungnya.

Hal ini, kata Kang Unjang, masuk dalam program paslon EDUN, yakni aspek pendidikan unggul yang di dalamnya meliputi pengamgkatan tenaga pendidik non ASN, peningkatan tenaga pendidik sekolah dan madrasah.

"Peningkatan fasilitas sarpras pendidikan umum dan pesantren, beasiswa santri berprestasi dan peningkatan kesejahteraan guru ngaji," katanya.

Terpisah, perwakilan disabilitas Kecamatan Cikalongwetan, Anton mengaku sangat mengapresiasi kedatangan Calon Wakil Bupati Bandung Barat nomor 4, Unjang Asari.

Menurutnya, Kang Unjang menjadi paslon pertama yang mau datang dan bersilaturahmi dengan komunitas Difabel Cikalongwetan.

"Alhamdulillah beliau yang pertama, terimakasih banyak sudah mau datang dan bersilaturahmi dengan kami (kaum difabel)," kata Anton.

Anton menyebut, kedatangan Kang Unjang ke Cikalongwetan bukan hanya sekadar silaturahmi atau berkampanye semata, beliau (Unjang Asari) berbagi banyak hal dan mampu mengayomi kaum difabel.

Hanya saja, ungkap Anton, waktunya cukup terbatas lantaran beliau masih harus melanjutkan agendanya. Dirinya berharap bisa lebih intens dan bisa sharing lebih lama dengan Cawabup nomor urut 4 itu.

"Kami kaum difabel sangat antusias dengan beliau, sayangnya waktunya kurang lama. Ada banyak hal yang kami ingin utarakan kepada beliau," ungkapnya.

Anton mengaku, pihaknya tidak menyangka paslon EDUN memiliki visi misi yang sangat luar biasa keren. Salah satunya mereka ingin merangkul dan memperjuangkan difabel.

"Mudah-mudahan pasangan EDUN bisa menang dan amanah dalam menjalankan tugas-tugasnya," harapnya.*** 


Editor : Ahmad Sayuti