Sambut Kehadiran BRT Bandung Raya, Dishub Cimahi Harap Bisa Kurangi Kemacetan

Rencana operasionalisasi transportasi BRT Bandung Raya mendapatkan sambutan positif dari Pemkot Cimahi.

Sambut Kehadiran BRT Bandung Raya, Dishub Cimahi Harap Bisa Kurangi Kemacetan
Kehadiran moda transportasi massal BRT Bandung Raya itu digadang-gadang menjadi langkah penting bersama untuk pemerintahan yang ada di wilayah aglomerasi Bandung Raya. (net)

INILAHKORAN.ID - Rencana operasionalisasi transportasi BRT Bandung Raya mendapatkan sambutan positif dari Pemkot Cimahi.

Kehadiran moda transportasi massal BRT Bandung Raya itu digadang-gadang menjadi langkah penting bersama untuk pemerintahan yang ada di wilayah aglomerasi Bandung Raya.

"Kami menyambut baik rencana ini (BRT Bandung Raya) karena wilayah aglomerasi seperti Bandung Raya memang membutuhkan sarana transportasi massal," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Cimahi Endang, Rabu 28 Januari 2026.

Selain memenuhi kebutuhan angkutan masyarakat, ungkap Endang, BRT Bandung Raya juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di Kota Cimahi dan sekitarnya.

Menurutnya, kondisi pelayanan angkutan umum yang belum optimal saat ini menjadi alasan utama perlunya upaya peningkatan kualitas layanan, salah satunya melalui implementasi BRT Bandung Raya.

"Dengan adanya BRT Bandung Raya di koridor utama kami berharap bisa menjadi penghubung wilayah Bandung Raya dan masyarakat bisa beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum," tuturnya.

Endang mengakui Pemkot Cimahi juga telah mempersiapkan berbagai hal guna mendukung berjalannya BRT. Di antaranya penyediaan kendaraan feeder serta sarana prasarana pendukung lainnya, yang bakal diintegrasikan secara menyeluruh dengan sistem BRT Bandung Raya.

Tujuan utama dari langkah ini, yakni mengubah pola penggunaan moda transportasi masyarakat Cimahi, yang saat ini didominasi kendaraan pribadi.

"Dengan peningkatan sarana prasarana dan kualitas layanan, diharapkan masyarakat berangsur beralih ke BRT dan feeder yang akan dilaksanakan secara satu kesatuan," imbuhnya.

Saat ditanya terkait dampak terhadap pengendara dan pengusaha angkutan kota eksisting, Endang menjelaskan skema BRT Bandung Raya dirancang untuk tetap memberikan manfaat bagi mereka.

Ia menjelaskan, kendaraan angkot yang ada bakal dimanfaatkan sebagai feeder, dengan sistem penyewaan oleh operator dan jaminan penghasilan tetap bagi para sopir.

"Kami harap BRT Bandung Raya tidak hanya meningkatkan penyelenggaraan angkutan umum, tapi juga memberikan dampak positif terhadap kelancaran lalu lintas di Kota Cimahi," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani