Kendala Lapangan Belum Merata Transisi Terminal Cicaheum ke Leuwipanjang
Masa transisi pemindahan Terminal Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang, masih dirasakan awak bus AKAP di lapangan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Masa transisi pemindahan Terminal Cicaheum ke Terminal Leuwipanjang, masih dirasakan awak bus AKAP di lapangan. Sebagian awak bus, mengaku tetap beroperasi di Terminal Cicaheum karena menilai lokasi tersebut masih memiliki tingkat penumpang yang lebih tinggi dibanding terminal tujuan relokasi.
Salah satu awak bus, Slamet menyebut, pihak perusahaan pada dasarnya mengikuti kebijakan pemerintah terkait pemindahan terminal. Namun di lapangan, tidak semua armada langsung berpindah ke Leuwipanjang karena pertimbangan operasional dan kondisi penumpang yang dinilai belum merata di kedua terminal tersebut.
“Kalau dari pihak perusahaan itu ikut pemerintah. Tapi kenyataannya masih ada bus yang tetap di sini. Tidak semuanya pindah, jadi kami masih di Cicaheum karena penumpangnya masih banyak,” kata Slamet, Kamis (18/6/2026).
Dia juga menyoroti kondisi Terminal Leuwipanjang yang menurutnya belum seramai Cicaheum, terutama pada jam-jam tertentu. Perbedaan jumlah penumpang tersebut, dinilai berdampak langsung pada operasional dan pendapatan perusahaan bus yang beroperasi di rute timur.
“Di sana itu sepi. Penumpangnya tidak ramai, hanya jam tertentu saja. Kalau di sini penumpangnya justru banyak, apalagi saat momen Lebaran atau hari besar,” ucapnya.
Menurut Slamet, kondisi tersebut membuat sebagian awak bus merasa lebih efektif tetap beroperasi di Terminal Cicaheum. Apabila seluruh operasional dipindahkan secara penuh, maka diperlukan penyesuaian besar karena pola penumpang yang berbeda antara kedua terminal.
“Kalau menurut saya pribadi, lebih baik tetap di sini. Kalau pindah ke sana, kita seperti mulai dari nol lagi,” ujar dia.
Selain faktor penumpang, dia juga menyebut aspek kenyamanan dan keteraturan di Terminal Cicaheum menjadi alasan lain awak bus masih bertahan. Kondisi operasional di terminal tersebut, sudah cukup tertata dan mendukung aktivitas perjalanan.
“Di sini sudah tertib dan enak, lebih nyaman. Sopir dan awak bus juga merasa lebih nyaman di sini,” tandasnya.***
Editor : JakaPermana


