Sampah Liar Kembali Menggunung di Jalur Wisata Soreang–Ciwidey, Bikin Warga Kesal

Tumpukan sampah kembali terjadi di jalur utama menuju objek wisata Bandung Selatan Ciwidey dan di tengah pusat pemerintahan Pemkab Bandung Soreang

Sampah Liar Kembali Menggunung di Jalur Wisata Soreang–Ciwidey, Bikin Warga Kesal
Seorang pengendara melintas di Jalan Jenderal Sudirman atau Terusan Al-Fathu, yang dipenuhi tumpukan sampah liar di bahu jalannya, Jumat (1/5/2026). Padahal kawasan tersebut jadi akses utama menuju objek wisata Bandung Selatan. Rd Dani R Nugraha

INILAHKORAN.ID- Tumpukan sampah liar kembali bermunculan di sejumlah titik di Jalan Raya Jenderal Soedirman (Terusan Al Fathu), Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Ironinya, tumpukan sampah itu terjadi di akses utama menuju kawasan wisata Bandung Selatan, seperti Ciwidey.  

Kondisi ini terjadi tak lama setelah sebelumnya petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung melakukan pembersihan besar-besaran di ruas jalan tersebut.

Pantauan di lapangan, sampah rumah tangga terlihat menumpuk di tepi jalan. Diduga, sampah-sampah tersebut dibuang oleh warga yang melintas sambil membawa limbah dari rumah mereka.

Fenomena ini bukan tanpa sebab. Minimnya Tempat Pembuangan sampah (TPS) di lingkungan permukiman, menjadi salah satu pemicu warga nekat membuang sampah sembarangan di pinggir jalan.

Ridwan Maulana (37), warga Soreang, mengaku risi dengan kondisi tersebut. Ia menilai tumpukan sampah yang dikerumuni lalat sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

“Apalagi ini jalur wisata ke kawasan Bandung Selatan seperti Ciwidey. Soreang juga ibu kota Kabupaten Bandung, tapi kondisinya seperti tidak terurus,” kata  Ridwan, Jumat (1/5/2026).

Keluhan serupa disampaikan Anggi (28). Ia mengaku kerap melihat langsung aksi buang sampah sembarangan oleh pengendara, baik motor maupun mobil.

“Saya sering lihat orang buang kantong plastik dari kendaraan. Bahkan pernah ada mobil bak terbuka yang menurunkan karung-karung sampah di pinggir jalan,” ujarnya. 

Menurutnya, kebiasaan tersebut kemungkinan terjadi karena tidak adanya layanan pengangkutan sampah rutin di lingkungan tempat tinggal warga.

Kondisi ini pun menjadi ironi, mengingat Jalan Raya Jenderal Soedirman merupakan akses utama menuju kawasan wisata unggulan di Bandung Selatan. Jika tidak segera ditangani, tumpukan sampah dikhawatirkan akan merusak citra daerah sekaligus berdampak pada kesehatan lingkungan.


Editor : Ahmad Sayuti