Sarana Akuatik Ditargetkan Bisa Digunakan di Porprov Jawa Barat 2022
Pemkab Garut menargetkan sarana akuatik di kawasan Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya bisa selesai pembangunannya sesuati jadwal dan dapat digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2022.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, garut-Pemkab garut menargetkan sarana akuatik di kawasan Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya bisa selesai pembangunannya sesuati jadwal dan dapat digunakan untuk kepentingan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2022.
Karenanya, Wabup garut Helmi Budiman meminta pihak ketiga selaku pelaksana pembangunan dapat menyelesaikan pembangunan sarana akuatik tersebut dua minggu lebih cepat dari dijadwalkan.
Helmi menuturkan, jika dilihat berdasarkan kontrak, sarana akuatik memakan waktu pekerjaan selama 150 hari, dan akan selesai pada akhir November 2022. Padahal sarana akuatik tersebut harus dipakai di awal November sesuai jadwal pelaksanaan Porprov Jawa Barat 2022.
"Makanya kami tadi meminta pihak ketiga (mempercepat) dua minggu ya. Berarti pertengahan Oktober atau paling telat di akhir Oktober (sudah selesai). Karena sabtu November tuh udah dipakai," ujarnya.
Selain itu, Helmi menyebutkan, ada dua hal lain mesti terpenuhi agar sarana akuatik bisa digunakan pada Porprov 22. Salah satunya berkaitan mesin sirkulasi air yang diimpor dari luar negeri yang bisa memerlukan waktu lebih lama sebab mesti melalui proses di bea cukai.
"Makanya saya minta tadi dari PPK untuk membantu, melalui surat atau apa kepada bea cukai agar ini bisa sesuai dengan jadwalnya," kata Wabup Helmi saat meninjau sarana akuatik di Sarana Olahraga (SOR) RAA Adiwijaya Jalan Proklamasi Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (16/8/2022).
Hal lainnya berkenaan sertifikasi internasional yang penilaiannya dilakukan lembaga pembuat sertifikasi dari negara Spanyol.
"Nah ini juga mudah-mudahan visanya lancar. Kalau itu dua lancar, Insya Alloh, optimis ya. Ini bisa (tepat waktu)," ujarnya.(zainulmukhtar)
Editor : JakaPermana


